» » » » Yayasan Al Annas Dan SRMI Bagikan Santunan Kepada Ratusan Kaum Duafa

BOGOR - Bulan Suci Ramadhan yang penuh dengan landang amal, menjadi momen bermanfaat bagi umat muslim dalam melakukan kebaikan melalui berbagai kegiatan untuk membantu sesama.

Seperti halnya, Yayasan Al Annas bersama Organisasi Kemasyarakatan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) yang menggelar acara silaturahmi, sarahsehan dan buka puasa bersama sekaligus membagikan santunan kepada kaum duafa dan anak yatim.

Kegiatan yang diselenggarakan di halaman Sekolah Yayasan Al Annas, di Kampung Cijujung Hilir RT 03/03, Desa Dukuh, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Minggu (18/6/17) dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya, Kepala desa Dukuh, Camat Cibungbulang, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Yayasan Al Annas Bogor, Azwar Annas menjelaskan, kegiatan ini bukan yang pertama kali dilakukan, melainkan sebagai kegiatan rutin tahunan setiap bulan ramadhan dan sudah lima kali dilaksanakan di 3 (tiga) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Cibungbulang, Pamijahan, dan Leuwiliang. 

"Untuk di Kecamatan Cibungbulang saat ini, kita tebar santunan kepada 80 anak yatim, 35 kaum duafa, dan janda sebanyak 120 orang. Disamping itu, untuk memajukan dunia pendidikan, Yayasan Al Annas juga menampung anak-anak yatim untuk bersekolah secara gratis di sekolah ini," tuturnya, disela-sela kegiatan.

Tak lupa, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah betpartisipasi dan mendukung atas terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga berjalan lancar.

"Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya, baik dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Dukuh, Camat Cibungbulang serta para Aktivis dan seluruh elemen yang turut serta mendukung hingga terlaksananya acara ini," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya yang hadir pada acara tersebut sekaligus reses II, tahun sidang 2017, dalam sambutannya di hadapan warga Desa Dukuh menyampaikan tentang rata rata lama sekolah diwilayah Kecamatan Cibungbulang yang masih dibawah 7 tahun. Menurutnya, hal ini merupakan problem besar, kurangnya ketersediaan ruang kelas baru menjadi salah satu faktor penyebabnya.

"Karena itu, saya di Provinsi selalu mendorong sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama untuk diprioritaskan dan diberikan bantuan dari APBD Provinsi. Karena saat ini, sekolah-sekolah yang berada dibawah Kementerian Agama tidak mendapat bantuan APBD kabupaten," kata Asep Wahyuwijaya. (Ozos/IB)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply