» » » » » » BPBD Kabupaten Bogor Serahkan Bantuan Kepada Korban Longsor Di Cibunian

CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), memberikan bantuan tanggap bencana kepada para korban bencana longsor di Kampung Muara Dua RT 03 RW 02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Minggu (11/6).

Bantuan tersebut, langsung disalurkan ke 12 kepala keluarga (KK) yang terkena bencana longsor akibat jebolnya tanggul atau water way (saluran air) C. 1 B ukuran 8X24 meter, dan tinggi 10 meter milik PT Jaya Dinamika Giohidro Energi (JDG), pada Sabtu (10/6) pukul 06.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ir. Koesparmanto yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Bogor, TB Sumardi mengatakan, bahwa setelah mendapatkan informasi adanya bencana longsor di Kampung Muara Dua, Kecamatan Pamijahan, dirinya bersama tim BPBD langsung turun ke lokasi dan memberikan bantuan, baik tenaga maupun bantuan logistik yang sifatnya dasar.

"Anggota BPBD bersama Muspika Pamijahan, dalam hal ini unsur kecamatan, kepolisian dan TNI langsung melakukan penanganan," ujar Sumardi di lokasi bencana, usai memberikan bantuan logistik kepada para korban.

Menurutnya, bahwa dalam kejadian tersebut, sekitar 11 rumah milik warga mengalami kerusakan. Sehingga, untuk sementara semua korban di ungsikan terlebih dulu ke rumah tetangga atau keluarganya yang lain di tempat aman.

"Kami juga memberikan bantuan sandang dan pangan, karena dalam kejadian itu, barang-barang milik korban terutama pakaian, semuanya tertimbun lumpur tanah," papar Sumardi.

Untuk data sementara, lanjut Sumardi, sedikitnya ada 11 rumah warga yang terdampak diantara dua rusak ringan dan satu rumah rusak sedang, serta dua unit sepeda motor milik warga mengalami kerusakan akibat terbawa hanyut.

"Selain melakukan evakuasi dan assessment sesaat setelah kejadian, BPBD sudah mengirimkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak berupa tikar, selimut, sarung makanan instan dan kebutuhan lainnya," ungkapnya.

Adapun nama-nama warga yang rumahnya rusak berat dan ringan yakni, rumah milik Anip (38), Eroh (74), Nani (48), Jaen (30), Otoy (32), Inta (34), Ocih (45), Odih (44), Jarim (60), Engkus (32), Anik (75) dan DH.

Sekedar diketahui,  bencana longsor tersebut terjadi akibat jebolnya penyangga bendungan PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Micro) milik PT Jaya Dinamika Geohidro Energi (JDG).

Diduga tak kuat menahan volume air yang mencapai ketinggian hingga 70 meter setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang pada malam hari, sehingga penyangga bendungan jebol dan menyebabkan limpahan air serta matrial tanah menerjang pemukiman warga yang berada dibawah bendungan yang berjarak sekitar 100 meter.

"Kejadiannya pagi dan tidak ada korban jiwa atau luka berat akibat kejadian tersebut. Saya sudah takut tinggal disini mas dan kami mau cepat-cepat pindah," ucap Juju salah satu korban bencana lonsor. (CTR 2)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply