» » » » » Buku Harmoni Dalam Kebhinekaan Menjadi Referensi Penting Kaum Intelektual

BOGOR - Para pendiri bangsa telah mewariskan benih empat pilar kebangsaan terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan telah disemai puluhan tahun lalu. Persoalan hari ini, adalah bagaimana generasi bangsa Indonesia merawatnya sejalan dengan kehendak pendiri Bangsa.

"Sebagai pemuda kaum muda intelektual yang akan menjadi pewaris negara ini, maka menjadi tanggung jawab bersama untuk merawat kebhinekaan dan menjaga NKRI. Untuk itu, kita butuh referensi bacaan sebagai bahan kajian seperti Buku Harmoni Dalam Kebhinekaan karya aktivis senior lulusan Timur Tengah, Dr. H. Sima, Lc, MA, MBA. Hal itu diungkapkan, Egi Hendrawan selaku Dewan Pembina Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi melalui press rilis yang disampaikan kepada redaksi, Minggu (7/5/17).

"Buku tersebut memberikan pencerahan kepada aaya akan pentingnya merawat kebhinekaan, karena kebhinekaan adalah Sunnatullah atau Hukum alam yang tidak bisa kita hindari dan atas dasar kebhinekaan inilah Indonesia hadir sebagai negara yang besar, merdeka dan berdaulat, itulah Kutipan buku yang saya banggakan," urainya.

Menurutnya, setelah menerima buku tersebut dari Dr. H. Sima, Lc, MA, MBA, dirinya membaca untuk memahami pesan didalamnya. "Dan, saya memiliki tugas untuk menularkan pesan dari buku tersebut untuk mengajak teman-teman yang lain melakukan diskusi dan bedah 'Buku Harmoni' tersebut. Karena kita satu tujuan, yaitu merawat Kebhinekaan dan menjaga NKRI," tutup Egi.

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply