Breaking News

Sambut Hari Ulang Tahun, Lorin Sentul Hotel 'Sunat' Puluhan Anak

SENTUL - Setelah menggelar kegiatan bhakti sosial donor darah, dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-6, Lorin Sentul Hotel bekerjasama dengan rumah sunat, kembali menggelar kegiatan khitanan (Sunatan) massal. Kegiatan yang berlangsung di ruang Pit 4, Lorin Sentul Hotel diikuti sebanyak 60 peserta anak-anak khususnya warga di lingkungan setempat dan warga di wilayah Kecamatan Babakan Madang pada umumnya.

General Manager lorin sentul hotel, Heri Haryosa melalui Human Resources Manager, Yudha Herdian menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangka menyambut ulang tahun Lorin Sentul Hotel dan sebagai salah satu implementasi dari program Corporate Social Responsibillity (CSR). 

"Melalui khitanan massal ini, program CSR dari Lorin Sentul Hotel menyasar dengan baik untuk 60 orang anak dari keluarga pra sejahtera. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lorin Sentul Hotel kepada masyarakat yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun," jelasnya, disela-sela kegiatan, Sabtu (29/4/17).

Dikatakananya, seperti pada setiap tahunnya acara ini di awali dengan arak-arakan peserta khitanan massal dengan menggunakan kendaraan odong-odong berkeliling mengitari kawasan sekitar Sirkuit Sentul hingga daerah PSP. 

"Disamping itu, Lorin Sentul Hotel juga menyiapkan acara hiburan anak yang bertujuan untuk menghibur peserta khitanan massal selama menunggu di dalam hotel, peserta juga mendapatkan bingkisan souvenir dan uang tunai," pungkas Yudha Hedian.

Sementara itu, Ali (50) salah satu orang tua dari M. Farid fauzan (5), peserta khitanan massal, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Lorin Sentul Hotel. "Saya mewakili orang tua yang lainnya, mengucapkan terima kasih kepada pihak Lorin, dengan adanya kegiatan khitanan massal ini Alhamdulillah sangat membantu kami," ungkap Ali, warga Desa Sentul, RT 05/01 Kecamatan Babakan Madang.

Ia mengharapkan program ini bisa terus berkelanjutan guna membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mengkhitankan anak- anaknya. "Khitan, selain syariah agama, juga baik untuk kesehatan," pungkasnya. (IBRA)