Breaking News

Manfaatkan Potensi Sumber Daya Alam, Pemdes Putat Nutug Kembangkan Kerajinan Dari Bambu

CISEENG - Memanfaatkan potensi sumber daya alam berupa pohon bambu yang melimpah diwilayahnya, Pemerintah Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor mengembangkan kerajinan tangan dari bambu berupa tas, tempat sampah, tempat tisu, miniatur motor dan mobil serta berbagai pernak pernik hiasan lainnya yang terbuat dari bambu.

Kepala desa (Kades) Putat Nutug, Asyikin menjelaskan, selain memanfaatkan potensi sumber daya alam,  pengembangan kerajinan tangan tersebut untuk mengembangkan potensi kreatifitas serta pemberdayaan para pemuda setempat yang di prakarsai oleh pemuda karang taruna.

"Kegiatan yang di prakarsai oleh para pemuda karang taruna ini, selain untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam juga sebagai pemberdayaan untuk mengembangkan potensi kreatifias para pemuda di desa Putat Nutug," jelasnya, saat ditemui Wira Desa di ruang kerjanya, Jumat (7/4/17).

Lanjut Kades memaparkan, bambu yang digunakan untuk bahan baku pembuatan kerajianan tersebut didapatkan dari pinggir sungai Cisadane. Sedangkan untuk pembelian bahan lain yang diperlukan saat ini hanya mengandalkan hasil swadaya, untuk pemasaran hasil produksi kerajinan pihaknya memanfaatkan jejaring sosial.

"Karna di pinggiran Cisadene banyak pohon bambu jadi kita manfaatkan. Sementara, untuk biaya pembelian bahan baku lainnya sementara ini murni dari swadaya para pemuda karang taruna. Sedangkan pemasaran hasil kerajinan kami memanfaatkan jejaring sosial seperti  facebook dan lainnya," papar Asyikin.

Menurutnya, kegiatan pengembangan kerajianan ini sudah berlangsung selama dua tahun dan baru enam orang pengrajin. Kedepan, rencananya kegiatan ini akan dikembangkan dan dikelola menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan menyisihkan anggaran dana desa melalui bidang pemberdayaan masyarakat.

"Saat ini, kita bantu dorong dulu untuk pemasarannya. Insya Allah, dengan adanya dana desa, kedepannya akan kami bentuk menjadi Bumdes. Dengan adanya pengembangan kerajinan ini, saya juga berharap kedepannya dapat mengurangi angka pengangguran, khususnya para pemuda di desa Putat Nutug," pungkasnya. (MD)