Breaking News

Kepala BNPB: Gedung BPBD Kabupaten Bogor Terbaik Se-Indonesia

CIBINONG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Willem Rampangilei sebut gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor terbaik di Indonesia. Dirinya mengatakan, sangat mengapresiasi kehadiran gedung baru BPBD Kabupaten Bogor.

"Setelah saya berkeliling Indonesia, ternyata gedung BPBD Kabupaten ini yang terbaik, yang membanggakan gedung ini murni dibangun dari APBD Kabupaten Bogor itu sendiri," ungkapnya, saat menghadiri peresmian hasil pembangunan infrastruktur tahun 2016, di gedung BPBD Kabupaten Bogor, Kamis (6/17).
 
Menurutnya, keberadaan gedung baru tersebut sangat berkontribusi besar terhadap peningkatan kinerja Pemkab Bogor, dalam mencegah, menangani dan menanggulangi bencana secara tanggap dan tepat waktu. "Kabupaten Bogor termasuk wilayah yang rentan dengan bencana, karena dari 40 Kecamatan 24 Kecamatan masuk dalam zona rawan bencana," jelasnya.
 
Willem berharap, dengan terpenuhinya fasilitas, sarana dan sarana prasarana yang megah dapat dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) penanggulangan bencananya.

"Karena tantangan kedepan semakin berat, dimana 1 juta hektar lahan dinegara kita mengalami gradasi yang signifikan, semoga ini dapat memotivasi untuk terus meningkatkan kualitas dalam mencegah terjadinya bencana," tegas Willem.

Pada kesempatan itu, Bupati Bogor Nurhayanti memaparkan, salah satu pembangunan infrastruktur yang menjadi kebanggaan tahun 2016 adalah gedung BPBD Kabupaten Bogor yang dibangun diatas lahan seluas 9000 meter dengan alokasi anggaran sekitar Rp 21 miliar.

Menurutnya, tidak salah dan sangat tepat, pada tahun 2011, Pemkab Bogor membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mengingat dari 40 kecamatan 24 diantaranya adalah daerah rawan bencana.

"Dengan keberadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ini, berbagai penyelesaian baik dari tanggap darurat mau pun melalui tindak lanjut penanganan pasca bencana dapat dilaksanakan dan dapat dikondisikan secara baik dan cepat," urainya.

Disamping itu, lanjutnya, beberapa penghargaan dan prestasi juga telah diterima oleh BPBD, dan semoga menjadi motivasi seluruh jajarannya. "Kedepannya, BPBD ini akan dikembangkan menjadi Pusat Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bogor bertarap Nasional," ungkap Bupati.

Dikatakannya, pada tahun 2016 lalu, BPBD  Kabupaten Bogor telah membangun hunian tetap (Huntap) sebanyak 786 unit rumah untuk relokasi bagi korban bencana dan pada tahun 2017 ini akan relokasi sebanyak 762 unit rumah menjadi pemukiman yang berwawasan lingkungan.

"Mudah-mudahan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terkena bencana, baik diwilayah barat mau pun diwilayah tengah. Mohon maaf jika ada keterlambatan, karena di dalam relokasi kita juga harus tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas bupati. (IB)