Breaking News

Kabid Ratik BPBD : Bantuan Korban Rumah Ambruk Telah Diajukan

CIBINONG - Peristiwa ambruknya rumah milik Idin (54), di Kampung Pasangrahan RT 02/05 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor akibatkan tidak mampu menahan material bangunan (Pasir, Batako dan Balok) yang tersimpan di lantai dua rumah tersebut pada hari Sabtu Tanggal 18 Maret 2016 sekitar pukul 15:30 WIB lalu. Dalam peristiwa itu, Idim dan mertuanya Hj Jujum meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan.

Hal tersebut membuat masyarakat sekitar bertanya-tanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum di berikan kepada korban sehingga masyarakat menganggap Pemkab Bogor tidak berpihak kepada keluhan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh beberapa aktivis wilayah selatan Kabupaten Bogor, Kamis (06/04).

Ketika di konfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Sosial, Roy Khaerudin menyampaikan bahwa kaitan dengan Dinas Sosial adalah masalah jiwa seseorang, sedangkan masalah kerusakan bangunan ada kewenangan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Dinas Sosial tidak mengurus masalah bencana karena ada bagiannya di BPBD, akan tetapi Dinas Sosial mengurusi jiwa yang menjadi korban," ungkap Roy melalui telepon (06/04).

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Ratik) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, KM TB Sumardi menjelaskan bahwa BPBD sudah melakukan proses penanganan terhadap korban dan ditindak lanjuti dengan usulan agar mendapatkan Bantuan Tidak Terduga (BTT).

"Proses penanganan tanggap darurat telah dilakukan pihak BPBD terhadap korban. Dan, hal ini juga telah kita tindak lanjuti dengan diusulkan terhadap dana bantuan BTT," jelasnya.

Hal itu juga telah disampaikan oleh Kabid Ratik BPBD, kepada salah satu Aktivis Adi Prabowo saat menemuinya di Kantor BPBD Kabupaten Bogor. (Sumburi)

Foto: Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, KM Sumardi saat menyerahkan dana bantuan korban bencana (doc.Wir Desa)