Breaking News

Belasan Anjal Terjaring Dalam Razia Gabungan Muspika Kecamatan Leuwi Liang

LEUWI LIANG - Belasan anak jalanan dan pengemis yang biasa mangkal disekitar Jalan Protokol dan Pasar Leuwiliang terjaring dalam razia gabungan yang dilakukan Muspika Kecamatan Leuwi Liang, Satpol PP Kecamatan, Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Ikatan Petugas Sosial Masyarakatan (IPSM) dan Tenaga Kerja Sosial Kemasyarakatan (TKSK), Rabu (12/4/17).

Razia dipimpin langsung oleh Camat Leuwiliang, Chairuka Judhyanto didampingi Danramil Leuwiliang, Kapten Iwan Pramono dan Kapolsek Leuwiliang Kompol Nyoman Suparta

Camat Leuwiliang, Chairuka Judhyanto mengatakan, sasaran razia tersebut adalah gepeng, anjal dan anak punk. Hal itu bertujuan demi terjaganya wilayah Kecamatan Leuwiliang dari bentuk kemaksiatan serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang sedang melakukan berbagai aktivitas.

"Ketika masyarakat melakukan aktivitas seperti naik kendaraan dan sebagainya, bisa merasa aman dan nyaman, tidak merasa takut," jelasnya.

Dalam razia tersebut, 11 orang diantaranya Gelandangan Pengemis (Gepeng), Anak Jalanan (Anjal) dan Anak Punk yang terjaring langsung digelandang petugas ke Aula Kantor Kecamatan untuk dilakukan pendataan dan diberikan pengarahan oleh Muspika dan petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor serta diberikan Taussyiah oleh Ketua MUI Kecamatan Leuwiliang.

"Jadi hari ini kami sudah menjaring 11 gepeng, Anjal dan Anak Punk di berbagai tempat mulai dari Jalan Protokol hingga Pasar Leuwiliang. Semuanya dibawa ke kantor kecamatan untuk didata dan diberi pencerahan oleh Muspika, Petugas dari Dinas Sosial dan Ketua MUI Kecamatan Leuwiliang sebelum diserahkan kepada orang tuanya masing-masing," urainya.

Camat juga mengimbau kepada para orang tua dan masyarakat agar benar-benar memperhatikan anak-anaknya, karena tidak jarang anjal yang terjaring razia adalah anak-anak yang terlantar dan kurang perhatian dari pihak keluarga sehingga mencari kehidupan di luar rumah.

"Orangtua dan masyarakat pada umumnya dihimbau untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke kehidupan di jalanan, mengingat anak juga memiliki hak yang harus mereka dapatkan," imbaunya. (Ozos)