Breaking News

Jembatan Gantung Di Pelosok Kabupaten Bogor Butuh Perhatian Pemerintah

RUMPIN - Jembatan gantung sepanjang 80 meter dengan ketinggian sekitar 7 meter yang membentang diatas sungai Cikaniki tepatnya di Kampung Kantalarang RT 02/ 05, Desa Leawibatu Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor Jawa Barat butuh perhatian Pemerintah.

Kondisi jembatatan penghubung kecamatan Rumpin dan Kecamatan Leuwiliang ini kondisinya sangat memperihatinkan, dengan papan penyanggah yang sudah lapuk dan seling yang berkarat membuat warga yang melintas merasa was-was karena dikhawatirkan ambruk dan terjatuh.

Ironisnya, meski pun Pemerintah desa setempat sudah sering kali mengajukan untuk perbaikan namun tidak pernah ada tanggapan sama sekali baik dari Pemerintah Kabupaten Bogor, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi, Dhaen sekretaris desa Leuwi Batu menuturkan, jembatan Kantalarang dibangun pada tahun 1990 dengan swadaya masyarakat dan merupakan satu-satunya akses warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari serta anak-anak sekolah.

Dhaen mengaku, pihaknya sudah sering mengajukan baik kepada Pemerintah Kabupaten Bogor mau pun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan perbaikan jembatan tersebut, namun hingga saat ini tidak ada tanggapan sama sekali.

"Kami dari Pemerintah desa sudah sering mengajukan untuk perbaikan Jembatan Kantalarang ke Pemerintah Kabupaten Bogor hingga Provinsi tetapi sampai saat ini tidak ada tanggapan sama sekali," jelasnya, Selasa (14/3/17).

Demi keselamatan warga dan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperbaiki jembatan tersebut.

"Demi keselamatan warga, kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Provinsi untuk melakukan perbaikan jembatan itu, karena merupakan satu-satunya akses warga untuk melakukan aktivitas," harapnya.

Terpisah, Siti Nurulaeni (16), salah seorang siswi mengatakan, meskipun dengan perasaan was-was dan harus berhati-hati dirinya terpaksa harus menyebrangi jembatan untuk sampai ke sekolahnya.

"Ya terpaksa harus nyebrang lewat jembatan ini, dan harus ekstra hati-hati karena kondisinya menghawatirkan dan juga sangat licin," ujarnya, kepada Wartawan saat ditemui di Jembatan Kantalarang. (Mulya Diva)