» » » » » » » Data Tidak Singkron Dengan Kartu Keluarga, Penghambat Pembuatan BPJS Bagi Penderita Penyakit Kusta Di Rumpin

RUMPIN - Terkait adanya warganya yang di duga menderia penyakit kusta, Sekretaris desa (Sekdes) Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Ida Mahendra mengatakan, bahwa pihaknya pemerintah desa telah mengetahui hal tersebut.

"Saya sudah mengetahui informasi adanya warga yang kena penyakit kusta dari pihak sekolah. Dari situ saya langsung mengecek ke kediamannya, selama 3 hari saya bulak-balik karna diminta untuk duduk bareng mediasi dengan pihak sekolahnya," ungkap Ida Mahendra.

Menurutnya, penyakit yang diderita oleh Siti Yulisa (12) murid kelas 5 SD, warga  Kampung Cusentul RT 05/03 Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor ini diketahui dari pihak sekolah dan
kurangnya laporan dari pihak RT setempat untuk memberikan informasi terkait apa yang terjadi pada warganya.

"Pihak keluarga sudah dipanggil kesekolah untuk duduk bareng dan mencari solusi yang terbaik. Tetapi, ketika ditanya kepastian tentang penyakit yang diderita anak tersebut orang tuanya diam saja," terangnya.

Ida juga menjelaskan, pihaknya mengalami hambatan dalam proses pembuatan kartu BPJS karena adanya ketidak sesuaian nama KTP dan Kartu keluarga sehingga pembuatan BPJS tidak valid.

"Jadi untuk pembuatan BPJS, kami menunggu kelengkapam administrasinya. Karena nama dan umurnya di KTP dan KK tidak sama, karna itu tidak bisa bikin BPJS kalau persyaratannya sudah valid Insya Allah hari senin saya akan kroscek lagi," urainya.

Di tempat yang sama, Hj. Harniasih, bagian penanganan penyakit kulit dari Pukesmas Gobang membenarkan adanya warga desa Cibodas yang diduga kena penyakit kusta. Menurutnya, pada tahun 2016, orang tuanya yang terkena penyakit yang sama pernah berobat ke Pukesmas Gobang, tetapi  sampai saat ini orang tuanya tidak datang lagi untuk berobat dengan alasan tidak punya biaya hingga akhirnya menular kepada anaknya.

"Penyakit yang dideritanya bukan penyakit biasa, saya sudah sarankan orang tua dari Siti Yulisa Sari agar rutin berobat dan akhirnya penyakit itu diduga nular sama anaknya. Yang diduga kena penyakit kusta memang harus di bawa ke RS yang berada di Tanggerang, nanti hasil dari RS tersebut baru kita bisa pastikan itu penyakit kusta atau bukan," tuturnya.

Untuk diketahui, bahwa orang tua dari pasien ini hanya seorang buruh lepas dan memiliki penghasilan yang tak menentu, maka dari itu ketika dirinya diminta untuk berobat rutin ke Puskesmas tidak diindahkan dengan alasan terbentur biaya dengan biaya, dan belum memiliki kartu BPJS. (MD)

About 87 Online News

Terima Kasih Telah Mengunjungi 87 Online News. Untuk Informasi, Publikasi Dan Pemasangan Iklan Silahkan Hubungi 87onlinenews@gmail.com atau Hotline Service Kami di 081280533349
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply