Breaking News

Bela Petani, PMII Turun Ke Jalan

BOGOR - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Ibnu Khaldun Cabang Kota Bogor menggelar aksi solidaritas terkait masalah lahan pertanian di Area Tugu Kujang Bogor, Jumat (24/02).

Dalam aksinya para aktivis pergerakan juga menyoroti peran pemerintah yang terkesan acuh atas konflik agraria terlebih konflik yang menimpa para petani. Padahal pemerintah Jokowi kemaren sempat berjanji akan menyediakan Kurang lebih 3 juta hektar bagi para petani Indonesia.

Koordinator aksi Iqbal Afgani menjelaskan, bahwa banyak petani-petani kita saat ini mulai kehilangan mata pencaharian mereka. Sebab hilangnya pekerjaan mereka adalah karna sudah tidak adalagi sawah untuk mereka tanami.

"Kemarin di Majalengka para petani  digusur untuk pembangun Bandara Internasional Jawa Barat, dan baru-baru ini kembali lagi petani petani di  Gunung Kendeng  yang menjadi korban keberpihakan pemerintah kepada kaum kapitalis," ujarnya.

Dibawah terik panas matahari, puluhan aktivis tersebut membawa poster dan spanduk besar berisi berbagai tuntutan, diantaranya, spanduk besar bertuliskan 'Selamatkan Agraria Kita' yang dibentangkan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisariat Universitas Ibnu Khaldun dalam orasinya mengatakan bahwa aksi kali ini adalah bentuk pengingat untuk pemerintah atas nawa cita yang sepertinya sudah mulai terlupakan. "Kami ingin, jangan sampai nawa cita yang sering di janjikan Jokowi menjadi duka cita bagi warga Indonesia," ungkapnya.

Dalam aksi itu aktivis PMII menuntut keras agar pemerintahan mencabut proyek perizinan operasi perusahaan-perusahaan yang merusak alam dan menyusahkan para petani. 

"Sungguh ironis, di satu pihak pemerintah Republik Indonesia menggembar-gemborkan itikad menjadi resolusi sejati dari krisis perubahan iklim dan hilangnya keragaman hayati, namun mereka juga enggan menuntaskan kasus hukum yang menjerat para pengusaha," pungkasnya. (AF)