Iklan Baner

Update

Peristiwa

Nasional

Pemerintahan

Pendidikan

Kesehatan

Publikasi

Lifestyle

» » » » » » Berbagai Permasalahan Kawasan Puncak Jadi Perhatian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor

CIAWI - Menyikapi permasalahan kemacetan diwilayah Jalur Puncak selama kurang lebih 30 tahun yang hingga saat ini tak kunjung usai, membuat wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor, yang juga juga Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Hj. Ade Munawaroh Yasin (Amy) angkat bicara.

Menurutnya, bahwa Kabupaten Bogor kompleks dengan berbagai permasalahan, khususnya diwilayah selatan. Banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum dikerjakan, salah satunya dalam mengatasi kemacetan di Jalur Puncak yang sudah bertahun-tahun belum terselesaikan. Tentunya hal tersebut cukup menyiksa warga diwilayah tersebut karena sangat mengganggu kegiatan masyarakat termasuk aktivitas ekonomi menjadi terhambat.

"Ada beberapa persoalan diwilayah selatan ini, terutama bagaimana caranya agar masyarakat yang ada dijalur puncak tidak lagi menderita karena kemacetan terutama pada hari libur," papar Amy, usai melantik Tim Pemenangan Ade Yasin wilayah selatan ( Dapil 3 ) di Wisma Departemen Agama, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Amy menuturkan, selain banyaknya dukungan serta dorongan dari masyarakat, serta ingin melanjutkan dan menyempurnakan progam Rahmat Yasin yang tertunda. Hal tersebut juga menjadi salah satu motivasi baginya dalam mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Bogor dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

"Saya berdiri disini bukan semata- mata karena ambisi saya ingin menjadi Bupati, tetapi ini karen banyaknya masyarakat yang mendukung dan mendorong saya untuk memimpin Kabupaten Bogor, yang ingin meneruskan dan menyempurnakan program kerakyatan Pak Rahmat Yasin yang masih tertunda," papar Amy.

Dikatakannya, saat masih menjabat sebagai Bupati, Rahmat Yasin telah melaksanakan pembangunan Jalur Puncak dua yang sampai sekarang masih tertunda. "Dan, ini merupakan salah satu PR utama yang harus saya kerjakan, agar pada hari libur masyarakat puncak tidak lagi menjadi patung yang harus berdiam diri dan mengalah didaerahnya sendiri karena kemacetan," ungkap adik kandung mantan Bupati Bogor, Rahmat Yasin.

Dihadapan para tokoh ulama dan tokoh masyarakat serta ratusan pendukung, relawan dan tim pemenangan Ade Yasin, Amy juga mengatakan, dirinya ingin mengembalikan kawasan Puncak sebagai kawasan yang agamis melalui program Nongol Babat (Nobat) untuk memberantas kemaksiatan yang berada diwilayah Puncak. "Program nobat harus digerakan kembali agar peredaran miras, prostitusi dan berbagai kemaksiatan tidak ada lagi dikawasan puncak. Terlebih diwilayah selatan ini banyak Para Ulama dan Santri," tegasnya.

Disamping itu, lanjutnya, sebagai kawasan wisata, kawasa Puncak bukan hanya untuk warga negara Timur Tengah, tetapi juga untuk wisatawan domestik. Diharapkan, Insvestor yang datang ke Kabupaten Bogor bisa membawa kesejahteraan bagi warga Kabupaten Bogor, hususnya masyarakat diwilayah Puncak. "Pemerintah bersama-sama masyarakat harus turun tangan agar masyarakat Puncak tidak tergusur oleh pendatang yang tidak jelas asal usulnya. Penegakan hukum bagi pembangunan diwilayah puncak juga harus ditingkatkan, agar tidak lagi banyak bangunan - bangunan liar yang akan merusak alam dan lingkungan sehingga menyebabkan berbagai bencana," ujarnya.

Amy juga menekankan kepada seluruh kepala desa yang hadir agar pembangunan di desa-desa terus di tingkatkan, serta kesejahteraan masyarakat harus benar-benar diperhatikan termasuk insentif RT/RW dan Guru ngaji. "Karena dengan berjalannya pembangunan di desa, maka akan berdampak pada kemajuan dan memudahkan masyarakat dalam mencari rejeki tanpa terkendala oleh berbagai hambatan yang ada," pungkasnya. (Putra)

About 87 Online News

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply