Kurang Perhatian Pemerintah, Desa Ini Disebut Desa Terisolir -->

Adsense




Kurang Perhatian Pemerintah, Desa Ini Disebut Desa Terisolir

87 Online News
Sabtu, 04 Februari 2017

KAB.BOGOR –  Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor masih butuh perhatian ekstra. Pasalnya bukan hanya infrastruktur jalan yang mengalami rusak parah, tetapi juga akses komunikasi diwilayah ini masih terbatas. Wajar saja jika wilayah ini sering kali dsebut sebagai desa terisolir dan kurang perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Bayangkan, untuk mendapatkan sinyal handphone, warga di kampung ini harus mencarinya ke daerah lain yakni Desa Rabak, Kecamatan Rumpin yang jaraknya puluhan meter. Kita minta dibangunkan tower pemancar, sehingga warga bisa berkomunikasi ke luar," ungkap Ardi, salah seorang warga Kampung Jambe, Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigudeg kepada Wira Desa, Jumat (3/2/17).

Ia mengaku selama ini di kampungnya tidak ada jaringan tower pemancar atau Base Transceiver Station (BTS), sehingga hand phone yang dimilikinya tidak bisa digunakan. "Sudah wilayahnya terpencil, terasingkan pula karena tidak ada sinyal. Terlebih pada saat keadaan darurat yang membutuhkan informasi serta komunikasi, seharusnya pemeritah bisa peka akan kebutuhan warga," kesalnya.

Senada diungkapkan Kepala Desa Banyuasih, Mudis Sunardi yang mengaku wilayahnya seperti daerah terasingkan. Sebab, banyak persoalan yang hingga kini masih menghantui warga, mulai dari sarana transportasi, pendidikan hingga srana komunikasi. "Untuk jalan sudah diajukan ke Musrenbang desa agar dilakukan pembangunan. Sedangkan kebutuhan tower (BTS) masih dalam mimpi," keluhnya.

Ia mengatakan, sulitnya jaringan komunikasi tersebut menjadi salah satu faktor kendala ketika ada informasi dari Kecamatan atau pun dari Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi terhambat. "Tidak adanya sinyal menjadi penghambat informasi dari luar. Sedangkan lewat pos, datangnya dua hari sekali, bagaimana kalau dalam keadaan darurat?,"ujarnya.

Karena itu, untuk memperlancar berbagai kebutuhan komunikasi dan informasi, dirinya meminta kepada pihak terkait agar memperhatikan hal ini. "Kami meminta Dinas komunikasi dan informasi atau pun pihak terkait dapat memberikan solusi, bahkan jika memungkinkan agar dibangun tower," pungkasnya. (Ozos)