UPDATE

header ads

Kejari Cibinong Bidik Oknum Pungli Di DLH Kabupaten Bogor

CIBINONG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, terus menjadi sorotan tajam terkait dugaan pungli, yang dinilai banyak kalangan merupakan ladang emas bagi PNS nakal.

Kali ini, Kejaksaan Negeri Cibinong juga berjanji akan bereaksi dan membidik oknum yang bermain pungli, karena diduga telah mencoreng citra Kabupaten Bogor yang akan menuju Kabupaten termaju di Indonesia.

Jajaran penegak hukum Kejari Cibinong, geram dengan dugaan pungli pada pembuatan dokumen UKL/UPL serta Ijin Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup. Mereka merasa tertantang karena memang menjadi tugasnya memberantas pelaku pelanggar hukum di Bumi Tegar Beriman.

Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, Bambang Hartoto mengatakan, dia bersama jajarannya segera akan melakukan kordinasi dengan tim saber pungli Kabupaten Bogor.

"Kalau memang benar seperti yang ramai diberitakan selama ini, tolong juga diinformasikan hal tersebut kepada Tim Saber pungli Kabupaten Bogor yang diketuai oleh Wakapolres Bogor," ujar Bambang melalui pesan singkatnya. (dilansir Kabar Faktual), Selasa (21/02/17).

Bambang menegaskan, pihaknya akan segera menurunkan tim dari Kejaksaan yang juga bagian dari tim Saber pungli Kabupaten Bogor. "Namun sebelumnya, kami akan mengumpulkan data terlebih dahulu untuk secepatnya menindaklanjuti dugaan pungli di dinas tersebut," tambah Bambang.

Sementara itu, Bupati Bogor sekaligus penasehat tim Saber Pungli Kabupaten Bogor, Nurhayanti terkesan menyepelekan dugaan tersebut yang mengarah terhadap salah satu ASN yang bertugas di DLH Kabupaten Bogor dalam pembuatan ijin lingkungan UKL/UPL, AMDAL, dan SPPL.

Pasalnya, ketika TheJak mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya bupati meminta pembuktian jika hal tersebut memang benar adanya.

"Saya sebagai Penasehat tim Saber Pungli tentu ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Bupati untuk menindak setiap ASN yang melakukan Pungli kalau itu benar adanya harus dibuktikan," singkatnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Kukuh Sriwidodo menilai, jika memang benar pada dinas tersebut terjadi pungli hingga mencapai puluhan juta perdokumen yang di buat, sungguh menjadi tamparan keras bagi pemerintahan daerah Kabupaten Bogor, yang saat ini tengah membangun citra positif menjadikan Kabupaten Bogor termaju di Indonesia, namun dirusak oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab, atau sejumlah oknum yang tidak mendukung dalam cita-cita menuju kabupaten termaju di Indonesia.

"Jika benar ini sudah keterlaluan, dengan mengutip pengurusan dokumen UKL/UPL berpariasi 25 - 35 jutaan. Ini namanya sudah pemerasan kan kasihan orang yang mau mengurus dokumen, bukannya memudahkan malah menambah kesulitan dengan mencari keuntungan semata," ujar Kukuh sebelumnya.

Kukuh juga meminta kepada tim Saber Pungli, agar segera turun tangan untuk mencari kebenaran apakah didinas tersebut benar atau tidak telah terjadi pungli. "Terlepas benar tidaknya, tim Saber Pungli harusnya segera tanggap atas laporan atau temuan sekecil apapun bentuknya," tegas Ketua Komisi A dari Partai Gerindra. (Sah/KF)

Posting Komentar