Jembatan Reyot Penghubung Dua Desa Kondisinya Mengkawatirkan -->

Adsense




Jembatan Reyot Penghubung Dua Desa Kondisinya Mengkawatirkan

87 Online News
Senin, 06 Februari 2017

RUMPIN - Meski pun kondisinya sudah rapuh, jembatan reyot terbuat dari bambu yang membentang diatas sungai Cipinang sepanjang 15 meter dengan lebar 1 meter di Kampung Palias RT 009 RW 002, Desa Rabak Kecamatan Rumpin, masih menjadi tumpuan warga sekitar untuk menuju desa  Kampung Sawah.

Jembatan yang di bangun dari swadaya masyarakat ini dipergunakan warga untuk keperluan aktivitas sehari-hari bagi warga di dua desa tersebut. Ironisnya, meski kondisinya sangat mengkhawatirkan dan membuat was-was bagi warga yang mekintas, hingga saat ini jembatan tersebut belum ada perbaikan  baik dari Pemerintah Desa, mau pun Pemerintah Kecamatan bahkan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Jembatan bambu itu memang sudah lama di rusak parah, bahkan bambunya juga sudah pada keropos. Kalau tidak di ikat ke pohon pasti sudah hanyut," ujar Omo, salah seorang warga sekitar.

Hal senada diungkapkan M.Idrus Gunawan (35) warga Kampung Palias RT09/RW 02 Desa Rabak, Kecamatan Rumpin. "Jembatan itu sudah rusak sekitar tahun lalu, bahkan pernah ada anak-anak umur 5 tahun yang jatuh dari jembatan saat mengendarainsepeda," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut pernah ditinjau saat masa kampanye calon anggota DPRD Dapil III  beberapa tahun lalu. "Saya sudah ajukan ke Pak Yuyud, waktu beliau berkunjung ke Kampung Palias sekaligus melihat kondisi jembatan. Cuma sampai saat ini belum ada informasinya lagi," kata Pria yang akrab disapa Bucek.

Terpisah, saat dikonfirmasi Yuyud Wahyudin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP mengaku telah mengajukan pembangunan  jembatan tersebut melalui Pemerintah Kabupaten Bogor. "Namun karena jalan tersebut merupakan jalan milik desa, jadi tidak bisa di realisasikan oleh Pemkab Bogor," jelasnya saat ditemui di gedung RY Centre, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Ozos/Sumburi)