Breaking News

AMY Dukung Pernyataan Sikap Presidium Santri Bogor

 

BOGOR - Wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hj. Ade Munawaroh Yasin (AMY) menerima ratusan peserta aksi bela ulama yang berlangsung di Gerbang Komplek Perkantoran Bupati Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman Cibinong, Kamis (16/2/17).

Dihadapan ratusan para ulama dan santri yang tergabung dalam Presidium Santri Bogor, AMY didampingi Wasto dan Habib Agil serta anggota dewan dari fraksi lainnya mengatakan, bahwa anggota DPRD Kabupaten Bogor dari seluruh fraksi mendukung pernyataan sikap presidium santri, terutama yang berkaitan dengan dugaan kriminalisasi terhadap ulama.

Menurutnya, negara tanpa ulama akan mendekati kehancuran. "Bela agama, misi semua orang islam. Ini adalah perjuangan kita semua, negara tanpa agama akan hancur, negara tanpa ulama juga akan hancur. Kami siap menghadap paling depan," tegasnya.

Selain itu, AMY juga mendukung pernyataan sikap lainnya yang disampaikan oleh para peserta aksi, yakni menolak pemimpin yang tidak seiman serta penista agama, mendukung pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut dan menolak pemahaman komunis. "Dalam hal ini, kita harus bersama-sama menjaga. Ini bukan hanya tugas Pemerintah daerah atau tugas DPRD, tetapi tugas bersama termasuk para santri untuk menjaga supaya Kabupaten Bogor tidak disusupi oleh paham komunis," ujarnya.

Ia juga mendukung pemerintah untuk menertibkan tempat maksiat dan prostitusi serta THM "Di Kabupaten Bogor selama ini ada program Nobat (Nongol babat), program ini harus dilanjutkan dan diterapkan kembali. Sebelumnya, banyak tempat maksiat yang ditutup karena menimbulkan bahaya juga bencana dimana mana salah satu penyebabnya adalah banyaknya tempat maksiat," Kata Ketua DPW PPP Jawa Barat.

Dikatakannya, terkait dengan beberapa santri yang di tahan di Polres Bogor, hingga saat ini pihaknya sedang melakukan negosiasikan dengan Kapolres Bogor agar mempertimbangkan untuk membebaskan sejumlah aktifis Islam.

"Percayakan kepada kami dalam proses negosiasi dengan Kapolres Bogor. Karena ini perlu waktu, dan saya meminta kepada masyarakat untuk bersabar agar semua ini bisa menyenangkan semua pihak," pungkasnya. (IB)