Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Bogor Perkuat Tim Reaksi Cepat -->

Adsense




Siaga Bencana, BPBD Kabupaten Bogor Perkuat Tim Reaksi Cepat

87 Online News
Selasa, 24 Januari 2017


 

BOGOR - Untuk penyelenggaraan dan meningkatkan kesiap siagaan penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaksanakan rekrutmen serta memberikan pelatihan kepada anggota Tim Reaksi Cepat (TRC). 

Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor, KM, Tb.Sumardi, S.Sos.M.Si menuturkan, rekrutmen calon Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) bersifat umum dan terbuka bagi siapapun melalui seleksi diantaranya meliputi seleksi administrasi, tes wawancara atau job tes, tes kesehatan termasuk tes urine dan tes psikologi. 

Agar bekerja secara profesional dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya, seluruh personel hasil rekrutmen tersebut diberikan berbagai pelatihan dasar oleh instruktur yang berasal dari militer serta dari pihak BPBD sendiri. 

"Pelatihan yang diberikan mencakup pelatihan fisik, uji mental serta tanggungjawab dan kedisiplinan anggota TRC diantaranya apel pagi, serah terima tugas, cek peralatan inventaris saat serah terima tugas. Disamping itu, mereka juga digembleng kerohaniannya," tuturnya, saat ditemui di Kantor BPBD Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (24/1/17).

Lebih lanjut, Sumardi mengatakan, sesuai dengan jumlah kebutuhan pihaknya merekrut sebanyak 72 orang yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya, bidang rehabilitasi dan rekontruksi sebanyak 5 orang, Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) sejumlah 2 personel, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) 4 personel, anggota Keamanan dan Office Boy (OB) masing-masing 10 personel serta TRC sebanyak 60 personel yang di bagi tiga regu untuk standby 24 jam.

 

Dia menegaskan, agar selalu siap siaga dalam mengatasi semua bentuk bencana yang mungkin saja bisa terjadi. TRC dituntut untuk bergerak cepat dan tepat tanpa mengenal hari libur dan jam kerja.

Menurutnya, BPBD masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Oleh karena itu, diharapkan kepada semua SKPD dan pihak terkait agar dapat menjalin kerjasama terlebih dalam menjalin koordinasi yang intensif mengingat penanganan bencana tidak bisa ditangani hanya oleh BPBD saja.

"Inilah yang diharapkan, semua SKPD dan pihak terkait agar selalu berkoordinasi, khususnya di setiap desa atau kecamatan apabila terjadi bencana atau sebagainya agar secepatnya memberikan informasi kejadian dan kebenaran data korban secara akurat serta kebutuhan mendesak dilapangan," ungkapnya.

Sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana dan memenuhi kebutuhan dasar serta melakukan evakuasi, TRC mempunyai tugas diantaranya melaksanakan kajian secara cepat dan tepat dilokasi bencana dengan mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan, sarana dan prasarana, gangguan pelayanan umum dan pemerintahan serta analisis sosial dan perlindungan sosial.

Dia menambahkan, kedepan pihaknya akan terus melaksanakan berbagai pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat diantaranya bimbingan teknis penyelamatan dan evakuasi pertolongan darurat, bimbingan teknis penaggulangan bencana tanah longsor, simulasi teknis penanggulangan bencana banjir, simulasi penanggulangan bencana gempa dan pergerakan tanah, simulasi penanggulangan bencana angin puting beliung serta berbagai pelatihan terkait penanggulangan bencana lainnya. (Ibra)