Ribuan Masyarakat Bogor Gelar Deklarasi Damai -->

Adsense




Ribuan Masyarakat Bogor Gelar Deklarasi Damai

87 Online News
Jumat, 20 Januari 2017

KAB.BOGOR - Sedikitnya, 1200 orang perwakilan organisasi masyarakat (Ormas), LSM, Pimpinan Pondok pesantren, Ulama, Institusi penegak hukum hingga Partai politik di Kabupaten Bogor mengikuti deklarasi damai di Gedung Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (20/1). Deklarasi ini merupakan pernyataan sikap masyarakat dalam menjaga persatuan, kesatuan dan keamanan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengungkapkan, deklarasi ini dibutuhkan untuk menangkal peredaran informasi tidak benar (hoax) provokatif yang tengah marak di masyarakat belakangan ini.

"Hox menjadi sesuatu yang mengancam kesatuan. Kita tidak akan segan menindak penyebar berita semacam itu, tapi tetap dengan bukti-bukti faktual," ungkapnya.

Kapolres menegaskan, bagi pihak yang mengatasnamakan media massa agar tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam setiap penyajian berita.

"Nanti kita usulkan portal-portal berita dan akun media sosial penyebar hoax untuk ditutup oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi," tegasnya.

Disamping itu, lanjut AM Dicky, bagi pelaku penyebar informasi bohong akan dikenakan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hal senada diungkapkan Bupati Bogor, Nurhayanti. Dalam arahannya, Nurhayanti mengatakan, terkait informasi bohong di media sosial dirinya mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing emosi dan ikut menyebarkan ke masyarakat luas.

Ia meminta masyarakat mengkaji isi pemberitaan di media massa dan media sosial sebelum menilai baik atau tidak. "Apabila terjadi lagi aksi perusakan dan anarkisme, itu sebagai tanggung jawab petugas penegak hukum," kata Bupati.

Nurhayanti juga mengumumkan rencana cuti hingga akhir Januari 2017, untuk melaksanakan umrah. Selama kurang lebih dua pekan ke depan, posisinya akan digantikan Sekretaris Daerah, Adang Suptandar.

Berikut pernyataan sikap dalam deklarasi damai:

1. Menolak segala bentuk kekerasan bentuk ujaran kebencian provokasi dan adu domba yg dapat memecah persatuan bangsa.

2. Mendukung penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan.

3. Menolak segala bentuk paham anti pancasila, UUD 45 dan menjaga keutuhan NKRI.

4. Patuh dan taat terhadap hukum yg berlaku.

5. Sepakat tidak membawa segala bentuk permasalahan dr luar ke dalam wilayah Kab. Bogor.

6. Mendukung segala putusan Ijtima ulama 2000 se – Kabupaten Bogor yg dilaksanakan oleh MUI Kabupaten Bogor tentang radikalisme, terorisme dan bentuk negara.

7. Sepakat membangun kebersamaan dan perangi pengaruh medsos HOAX/ fitnah.

8. Mendukung menkominfo untuk menutup akun medsos atau portal berita yg bersifat provokatif dan tidak memiliki ijin.

9. Menjaga dan mewujudkan situasi Kabupaten Bogor yang kondusif, aman dan damai.

10. Menjaga silahturahmi, keutuhan serta kerukunan serta kebhinekaan.

11. Kabupaten Bogor merupakan rumah bagi seluruh insan manusia yang cinta damai. (Red)