Ratusan Hektar Sawah Diserang Hama Ulat, Petani Terancam Gagal Panen -->

Adsense




Ratusan Hektar Sawah Diserang Hama Ulat, Petani Terancam Gagal Panen

87 Online News
Minggu, 15 Januari 2017

KARAWANG - Ratusan hektare sawah di Desa Mekarjati, Kecamatan Rawamerta, Karawang terancam gagal panen akibat terserang hama ulat sejak satu bulan yang lalu.

Asnawi, salah seorang petani mengatakan, untuk membasmi ulat tersebut dia dan petani lainnya terpaksa menyemprot pestisida siang hari dan malam, namun hasilnya tidak maksimal karena hama ulat terus berkembang biak.

"Kita sudah berupaya mengatasi sendiri dengan melakukan penyemprotan pestisida sehari dua kali untuk membasmi hama ulat ini, tapi ulatnya malah tambah banyak,"ungkapnya, Minggu, (15/1/17).

Karena itu, para petani berharap pemerintah Kabupaten Karawang segera turun tangan untuk membantu petani membasmi hama ulat yang mulai meresahkan. "Kalau pemerintah tidak turun tangan membantu kami, sudah dipastikan kami mengalami rugi besar karena gagal panen,"ujarnya.

Menurut Asnawi, tanaman padi baru berumur 2 bulan dan serangan hama ulat mulai diketahui satu bulan lalu. Semula para petani di Kecamatan Rawamerta merasa cukup dengan melakukan penyemprotan pestisida di sawah mereka.

Namun setelah padi berumur dua bulan hama ulat semakin banyak hingga petani memutuskan untuk melakukan penyemprotan pestisida sehari dua kali.

"Sekarang petani sudah tidak berdaya untuk memerangi hama ulat, karena setiap kali penyemprotan itukan membutuhkan biaya. Jadi kita tidak tahu lagi harus bagaimana," katanya.

Ditemui secara terpisaherpisah, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Karawang Indriyani mengatakan pihaknya sudah melihat langsung kondisi sawah yang terserang hama ulat di Kecamatan Rawamerta.

"Petani saat ini sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memberantas hama ulat ini, saya juga sudah menghubungi Kepala Dinas Pertanian agar segera terjun kelapangan membantu petani di Kecamatan rawamerta,"jelasnya. (Mr)