Puluhan Tahun Jalan Tembus Kecamatan Parung Panjang Kondisinya Rusak Parah -->

Adsense




Puluhan Tahun Jalan Tembus Kecamatan Parung Panjang Kondisinya Rusak Parah

87 Online News
Selasa, 10 Januari 2017

RUMPIN - Banyaknya sumber daya alam diwilayah Kecamatan Rumpin, khususnya di sektor pertambangan sangat tidak sebanding dengan kondisi infrastruktur jalan diwilayah tersebut. Hal itu dapat dibuktikan dengan masih banyaknya ruas jalan
di Kecamatan Rumpin kondisinya sangat memprihatinkan.

Salah satu diantaranya, jalan perbatasan Desa Mekarsari dengan Desa Kertajaya dan Desa Sukamulya, tepatnya di Kampung Cilangkap Nagrak, Desa Tamansari RT 03/06 kondisinya rusak parah dan bergelombang bahkan jika hujan jalan tersebut berubah seperti sungai. Ironisnya, meski sudah puluhan tahun tidak tersentuh oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Firdaus (60) Warga Cilangkap Nagrak RT 003 RW 006 mengatakan, jalan tersebut sebagai akses warga menuju Pasar Cicangkal. "Ini jalan kurang lebih 2 kilometer kondisinya rusak parah, pemerintahan kurang jeli. Dulu waktu Pak Rahmat Yasin kampanye disini sampai terjatuh, bahkan pegawai Pemkab Bogor juga pernah mengalami hal yang sama. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan, dengan kondisi jalan yang rusak parah tentunya menjadi penghambat perekonomian bagi warga sekitar,"ujarnya. 

Senada dengan Nurdin (50) Warga Kampung Peusara RT 002 RW 006. Desa Tamansari yang setiap hari menggunakan jalan tersebut, Ia berharap jalan Tembus Parung Panjang dan penghubung desa-desa lainya di Kecamatan Rumpin ini segera diperbaiki.

"Ini kan jalan milik Pemkab Bogor, bukan milik provinsi. Selain akses menuju ke Pasar Cicangkal, jalan ini juga digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian," jelasnya.

Dia mengatakan, dengan kondisi seperti ini masyarakat terpaksa harus rela menempuh jarak yang lebih jauh dengan menggunakan jalan lain. "Karena itu, sebagai warga, kami sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bogor jangan menutup mata, segera melakukan perbaikan karena ini menyangkut kepentingan umum serta keselamatan masyarakatnya," pungkas Nurdin. (Ozos)