Puluhan Pemuda Dayak Tolak Kedatangan Wasekjen MUI -->

Adsense




Puluhan Pemuda Dayak Tolak Kedatangan Wasekjen MUI

87 Online News
Kamis, 12 Januari 2017

KALIMANTAN BARAT - Sejumlah pemuda Dayak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat berkumpul di Badar Udara Susilo Sintang guna menghadang kehadiran Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat DR. H Tengku Zulkarnain, MA beserta rombongan, yang didampingi oleh Kepala Ponpes LPKA Kabupaten Bengkayang, M Efendy Khoiri dan Lukmanul Hakim, Kamis (12/01).

Menurut informasi yang dihimpun, kehadiran Wasekjen MUI Pusat diwilayah tersebut dalam rangka kegiatan pelantikan pengurus DAD Kabupaten Sintang yang rencananya akan dilakukan oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, SH, MH yang dilaksanakan di gedung Pancasila Kelurahan Alai, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Para pemuda Dayak Kabupaten Sintang yang berjumlah sekitar 30 orang menggunakan 3 unit mobil dipimpin oleh Andreas bergerak dari Gedung Pancasila Kelurahan Alai, Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang menuju ke Bandar Udara Susilo Sintang untuk menjemput kedatangan Ketua DAD Provinsi Kalbar Drs. Cornelis, SH, MH.

Pada saat menunggu kedatangan Ketua DAD Prov. Kalbar Drs. Cornelis, MH, MH, para Pemuda Dayak DAD Kabupaten Sintang mendapatkan informasi tentang adanya kedatangan Wasekjen MUI Pusat Drs. Tengku Zulkarnain, MA sehingga langsung melakukan penolakan dengan menyampaikan beberapa hal melalui Andreas sebagai berikut :

1. Masyarakat Kabupaten Sintang khususnya warga Dayak Kabupaten Sintang menolak kedatangan Wasekjen MUI Pusat dan melarang untuk menginjakan kaki ditanah Kabupaten Sintang.

2. Warga Dayak Kabupaten Sintang menolak kedatangan Wasekjen MUI Pusat dikarenakan adanya statement/pernyataan dari Wasekjen MUI Pusat disalah satu media sosial yang mengatakan bahwa warga suku Dayak kafir dan tidak pantas masuk Surga dan bahkan lebih buruk dari binatang.

3. Bahwa warga Dayak Kabupaten Sintang tidak membenci MUI namun lebih kepada oknum dalam hal ini wasekjen MUI pusat Drs. Tengku Zulakrnain, MA yang telah dianggap menghina Suku Dayak.

Melihat aksi yang dilakukan oleh para Pemuda DAD Kabupaten Sintang, selanjutnya pada pukul. 10.30 WIB, Wasekjen MUI Pusat Drs. Tengku Zulkarnain, MA beserta rombongan tidak jadi turun dari pesawat dan langsung meninggalkan Kabupaten Sintang menggunakan pesawat Garuda Indonesia menuju Pontianak. Selama pelaksanaan aksi penolakan, situasi aman dan terkendali. (SUM/BN)