Tolak Bangunannya Dibongkar, Pemilik Rumah Makan Ungkap "Permainan" Oknum Satpol PP -->

Adsense




Tolak Bangunannya Dibongkar, Pemilik Rumah Makan Ungkap "Permainan" Oknum Satpol PP

87 Online News
Rabu, 21 Desember 2016

BOGOR  - Pembongkaran Bangunan disepanjang jalan Gor Pakansari Cibinong, Bogor Jawa Barat yang dilakukan aparat penegak perda (SatpolPP) Kabupaten Bogor, pada Rabu (21/12/16) sempat berlangsung ricuh.

Pasalnya sang pemilik bangunan sempat memprotes, dan melawan aparat hingga terjadi adu mulut dengan petugas namun tidak berlangsung lama dikarnakan pasukan penegak perda jumlahnya lebih banyak dibanding pemilik bangunan yang menahan agar tidak dibongkar bangunannya.

Seorang pemilik rumah makan Galuga yang tidak terima lahan usahanya dibongkar paksa terus mencaci maki petugas di lokasi. Namun permintaan para pemilik bangunan tidak berizin ini tidak digubris petugas. Dirinya mengatakan bahwa tanah tersebut adalah miliknya dan memiliki surat yang sah, namun kenapa harus di bongkar juga.

"Saya minta Satpol PP untuk tidak membongkar bangunan ini, karena bangunan ini berdiri diatas lahan pribadi dari hasil jerih payah keluarga bahkan lahan kami yang dijadikan jalan pun sampai saat ini belum di bayar oleh pihak Pemkab Bogor," ujarnya.

Aksi sempat memanas kembali, saat pemilik bangunan sempat berusaha menghalangi alat berat (Beco) yang hendak meratakan bangunan tersebut. Adu mulut pun kembali terjadi diantara kedua pihak Satpol PP dan pemilik bangunan. Bahkan sempat mengancam akan membongkar 'Permainan' oknum satuan petugas penegak perda dengan salah satu perusahaan ternama yang terletak di Jalan Raya Cimandala Bogor jika petigas tetap membongkar bangunan miliknya.

"Sebelum bangunan saya di bongkar, saya minta satpol pp membongkar bangunan lain yang berada di atas lahan milik Pemda. Jika Satpol PP tetap memaksa untuk membongkar, saya akan ungkap semua permainan yang ada di tubuh Satpol PP terkait kasus Galenium," cetusnya sambil berteriak menyebut nama 'AR' salah seorang Kepala Bidang di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor.

Tidak hanya itu, dengan geramnya, dirinya juga mengungkapkan kasus perselingkuhan antara salah satu kepala dinas dengan stafnya. "Saya akan ungkap semua termasuk kasus perselingkuhan salah satu kepala dinas dengan stafnya. Saya punya semua berkasnya," ungkapnya di hadapan para petugas Satpol PP serta Aparat Kepolisian dan TNI yang turut membantu mengamankan di lokasi pembongkaran.

Rencananya sang pemilikpun akan mengadukan Satpol PP ke Pengadilan dikarnakan dirinya menganggap pembongkaran ini tebang pilih.

Sementara di tempat yang sama Asnan selaku Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Bogor, mengatakan pembongkaran bangunan liar yang terletak di sepanjang jalan raya menuju Stadion Pakan Sari, Kecamatan Cibinong ini sudah melalui mekanisme yang benar. Bahkan sebelumnya para pemilik pun sudah diberi surat peringatan.

"Sebelumnya, kami telah memberikan peringatan kepada masing-masing pemilik bangunan dan akan di exsekusi hingga ke tiga kali surat teguran," tegas Asnan.

Ia juga menambahkan, Selain tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bangunan tersebut juga membuat kumuh kawasan itu. "Pembongkaran ini merupakan tahap pertama, dan tentunya sudah jelas bangunan yang di bongkar yang tidak memiliki ijin," pungkas Asnan.

Pantauan dilokasi, akhirnya sang pemilik pun hanya bisa menatap dengan sedih karena sebagian banguannya pun akhirnya dibongkar dan rata dengan tanah. Bahkan sebagian pemilik bangunan disepanjang Jalan tersebut ada yang inisiatif membongkar sendiri. (IB)