SDN Cibodas 02 Butuh Perhatian Pemkab Bogor -->

Adsense




SDN Cibodas 02 Butuh Perhatian Pemkab Bogor

87 Online News
Jumat, 02 Desember 2016

KAB.BOGOR - Peningkatan sarana dan prasarana pedidikan menjadi salah satu indikator penciri Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju se-Indonesia melalui penuntasan angka melek huruf serta tercapainya Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 9 tahun.
Namun berbeda dengan kenyataan dilapangan, hingga saat ini masih banyak Sekolah di Kabupaten Bogor yang belum tersentuh, salah satu diantaranya SDN Cibodas 02 di Kampung Leuwi Peso RT 004 RW 006, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Jika dilihat sepintas, sekolah tersebut nampak seperti masih layak. Namun saat memasuki ruangan, tiga ruang kelas sekolah tersebut kondisinya sudah rusak parah, mulai dari plafon yang sudah mengelupas hingga lantai keramik yang sudah hancur.

Yanto (35), salah satu guru SDN Cibodas 02 mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hal ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, namun sampai saat ini belum ada tanggapan. "Kami sudah melaporkan hal ini kepada pemerintah Kabupaten Bogor, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan," ungkapnya saat ditemui redaksi, Kamis (1/12/16).

Lanjut Yanto mengatakan, sekolah dengan jumlah lebih dari seratus siswa ini dibangun dari hasil swadaya masyarakat setempat. "Dengan kondisi saat ini, kegiatan belajar mengajar jelas sangat terganggu,"ujarnya.
Demi lancarnya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, pihanya berharap agar menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor. 

"Harapan saya, agar Pemerintah Kabupaten memperhatikan kondisi sekolah ini. Karna yang saya khawatir ketika genteng jatuh, itu sudah jelas kena siswa yang sedang belajar. Bukan hanya tiga ruang kelas saja, tapi satu ruang sekolah pun sudah mulai rapu," tutupnya.

Hal senada diungkapkan Reddi salah seorang murid kelas enam, bahwa sekolahan yang ia tempati belajar sudah lama kondisinya rusak parah. Dengan kondisi itu, dirinya merasa khwatir jika kelas itu tiba-tiba roboh. "Harpannya sekolahan segera di bangun oleh pemerintah biar lebih nyaman dalam kegiatan belajarnya," ujarnya.

Ketika di konfirmasi, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Rumpin, Ucu Sunarya mengatakan, setiap kerusakan sarana dan prasaran sekolah itu sudah di ajukan pada tahun 2015, tetapi tidak ada anggaran. 

SDN Cibodas 02 sudah saya ajukan ke anggara APBD, karna APBD tidak ada akhirnya saya ajukan ke DAK namun hanya mendapat anggaran untukbtiga sekolah diantaranya di Desa Gobang Kukuk sumpung Kelas Jauh, Cipinang Kelas Induk, dan SDN Kertajaya 04," singkatnya. (MD)