Desa Ciemas Terisolir Akibat Banjir Dan Longsor -->

Adsense




Desa Ciemas Terisolir Akibat Banjir Dan Longsor

87 Online News
Rabu, 07 Desember 2016

SUKABUMI - Sebanyak 67 rumah dan 125 Kepala Keluarga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman untuk sementara akibat peristiwa bencana alam luapan sungai Ciemas yang terjadi di Kampung Legok RT 02/01 Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Bencana banjir tersebut terjadi pada hari minggu (4/12) sekitar pukul 05.00WIB dan surut pada hari senin (5/12) sekira pukul 08.00WIB, hasil pantauan dilapangan Kampung yang terletak disebuah lembahan yang dihimpit pegunungan dekat dengan sungai mengakibatkan terjadi luapan pada saat hujan melanda kawasan tersebut.

Menurut warga sekitar Suhandi (45) menjelaskan, sungai Ciemas yang terletak tepat di tengah permungkiman meluap akibat dari hulu terjadi hujan deras, " puluhan rumah terendam setinggi 150 cm dan warga langsung mengungsi ke tempat yang aman dikhawatirkan luapan semakin membesar, " ungkapnya.

Selain itu pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor membuat sejumlah jalan yang menjadi akses jalan warga tertutup metarial longsoran, akibatnya akses jalan lumpuh tidak bisa dilalui kendaraan. Selasa (6/12/2016).

Akses Jalan yang menghubungkan dua Kecamatan di Kabupaten Sukabumi antara Kecamatan Simpenan dan Kecamatan Ciemas longsor akibat cuaca ekstrem yang terhadi di kawasan tersebut. Sebanyak enam titik longsoran menutupi sebagian jalan tersebut.

Menurut Kepala Desa Ciemas Hamid Ebeg menjelaskan, peristiwa longsor yang terjadi diakibatkan cuaca ekstriem selama dua hari, mengakibatkan disejumlah wilayah di Kecamatan Ciemas terjadi longsoran tergerus air dan akses jalan yang tidak bisa di lewati.

"Saat ini proses pembersihan material longsoran tengah dilakukan mengingat jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju kecamatan simpenan, kalaupun harus menutar ke waluran itu sangat jauh, " ungkapnya.

Harapan besar diungkapkan oleh Hamid, " kami berharap kepada pemerintah untuk segera memasang beronjong atau tebing penahan tanah di beberapa wilayah yang rawan longsor, hal itu agar tidak terjadi bencana serupa di wilayah kami, " pungkasnya.
Reporter : Anry/Diky