Siswa Tidak Ikut Studi Karya Wisata Bayar 50 Persen -->

Adsense




Siswa Tidak Ikut Studi Karya Wisata Bayar 50 Persen

87 Online News
Senin, 14 November 2016

KAB.BOGOR - Keluhan orang tua siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) terhadap adanya pungutan Studi Wisata marak terdengar di kantin sekolah. Sebagian besar mengeluhkan adanya unsur wajib bagi siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut salah satunya bagi siswa SD Negeri Pasirlaja 03.

"Kasihan pak yang orang tuanya yang berpenghasilan pas-pasan. Soalnya, satu siswa dikenakan Rp150 ribu dan orang tua pendamping Rp90 ribu," ungkap orangtua siswa Ny.Enih (nama samaran) di Pasirlaja, Senin (14/11).

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 03 Pasirlaja Suryati,S.Pd menjelaskan bahwa studi wisata masuk dalam kurikulum 2006 dimana siswa diperkenalkan langsung melihat dari dekat benda atau makhluk yang selama ini dipelajari dibuku.

"Ini supaya tidak verbalisme dan teori saja yang siswa pelajari, maka dianggap perlu menyelenggarakan pembelajaran di alam terbuka, seperti ke Kebun Raya Bogor, Monas, Taman Mini, Kebun Binatang. Mulai kelas 1 sampai kelas 6 wajib ikut karena masuk penilaian pada LKS," jelas dia diruang kerjanya.

Bagi siswa yang tidak ikut, tambahnya, maka wajib mengerjakan tugas-tugas LKS dari guru kelas. "Kalau siswa tidak ikut alasannya harus tepat, seperti sakit atau alasan yang tepat, kalau tidak ikut ya tetap bayar Rp75 ribu karena bis sudah dipesan sesuai jumlah siswa," tambahnya.

Menurutnya kegiatan ini sudah atas kesepakatan Komite Sekolah sejak tahun 2015. "Diharapkan melalui Studi Wisata maka siswa dapat menambah wawasan pengetahuan umum, supaya kelak menjadi anak yang berwawasan umum," harap Suryati,S.Pd. (als)