Blangko Kosong, Disdukcapil Kabupaten Bogor Salahkan Mendagri -->

Adsense




Blangko Kosong, Disdukcapil Kabupaten Bogor Salahkan Mendagri

87 Online News
Rabu, 16 November 2016

KAB.BOGOR - Blangko sebagai bahan utama pencetakan E-KTP, hingga saat ini belum kunjung tiba sehingga mengakibatkan ribuan masyarakat Kabupaten Bogor harus mengelus dada karena butuh waktu yang cukup lama untuk memperoleh identitas kependudukan E-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor mengatakan, kekosongan Blanko E-KTP tidak terletak pada pihaknya, akan tetapi pada pemerintah pusat.

"Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri) melalui Direktur Jendral kependudukan harus tanggung jawab, seharusnya bulan November blangko E-KTP sudah tersedia. Ternyata disana terjadi kegagalan lelang, kemungkinan akan dilakukan proses lelang blangko setelah desember tahun 2016," tegas R. Otdje Subagdja, saat di temui di sela - sela  Agenda kunjungan Bupati Kabupaten Bogor dalam kegiatan Rebo keliling di Sekolah Almadinah, Kecamatan Cibinong, Rabu (16/11/2016).

Ia menjelaskan, bahwa merujuk UU 24 tahun 2013, pengadaannya dari pusat sehingga pihaknya hanya bisa mencetak ketika blangko sudah tersedia, dan permasalahan tidak hanya di Kabupaten Bogor, melainkan secara nasional. Karena surat itu di tujukan kepada seluruh kantor Disdukcapil seluruh Indonesia.

"Saya juga dari Dinas Kependudukan inginnya cepat dan dapat E-KTP, tapi kenyataannya kita nggak bisa nyetak sendiri. Berdasarkan UU tadi harus menunggu dari pusat.
Saya juga ingin pekerjaan saya cepat selesai, karena itu Identitas yang harus di miliki masyarakat yang sudah berumur 17 tahun," jelasnya.

Dia mengimbau agar masyarakat yang belum memiliki E-KTP tetap ikut melakukan perekaman terlebih dahulu di masing-masing kecamatan setempat.

"Saya minta bagi masyarakat yang belum memiliki KTP, ikut saja melakukan perekaman. Nanti setelah di rekam akan mendapat surat keterangan rekam, dan itu bisa diperoleh di kecamatan dengan sistem  online. Nanti surat keterangan itu ada NIK ya," pungkasnya.(Irfan Damar Sinaga)