Pemkab Sukabumi Dinilai Tak Serius Atasi Kemacetan -->

Adsense




Pemkab Sukabumi Dinilai Tak Serius Atasi Kemacetan

87 Online News
Senin, 24 Oktober 2016

SUKABUMI - Sering terjadinya kemacetan di beberapa ruas jalan raya, khususnya diwilayah utara Sukabumi seolah menjadi hal biasa. Karena itu, Asosiasi Mahasiswa Sukabumi (Somasi) meminta Pemerintah melakukan tindakan yang nyata dalam mengatasi kemacetan.

Kordinator Somasi, Aris Rindiyansah menyebutkan kemacetan yang terjadi disebabkan oleh ketidak seriusan pemerintah dalam menangani kemacetan diantaranya faktor petugas dan menajemen rekayasa lalulintas yang tidak terlihat dilakukan oleh petugas di titik kemacetan.

"Sering kita lihat tidak ada petugas di lapangan yang mengatur lalu lintas, sehingga lalulintas selalu semrawut." terangnya.

Menurutnya, faktor selanjutnya berkaitan dengan kemacetan yang selalu terjadi didepan perusahaan diduga tidak adanya kajian Analisa Dampak Lalulintas (Andal lalin) sehingga memperparah kemacetan.

"Kami menduga adanya perusahan yang tidak melaksanakan kajian Andalalin sehingga kemacetan selalu terjadi,"tambahnya.

Lanjut Aris mengatakan, ancaman yang sempat di katakan oleh Bupati Sukabumi terhadap perusahaan nakal jangan sampai hanya gertakan saja, akan tetapi harus dilakukan dengan nyata. Sehingga kemacetan yang kerap terjadi dapat di atasi. "Kami berharap jangan hanya berwacana dalam menyelesaikan masalah yang ada dan menindak para pengusaha yang nakal,"harapnya.

Saat di konfirmasi, Kadishub Kominfo Kabupaten Sukabumi, Thendi Hendrayana mengatakan, terjadinya kemacetan di wilayah Sukabumi ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang parkir di sembarang tempat dan tidak disiplinnya para pengemudi angkutan umum yang kerap sembarangan menaik-turunkan penumpang.

"Untuk dikawasan perusahaan, masih banyak perusahaan yang tidak menjalankan regulasi sesuai dengan Andal lalin nya. Makanya, sampai saat ini kami terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan supaya menjalankan Andal lalin tersebut,"ungkapnya.

Thendi menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pengemudi atau perusahaan yang tidak mentaati aturan.

"Perlu di ketahui oleh semua masyarakat, saat ini kami tengah fokus dalam menyelesaikan persoalan kemacetan. Dan meminta agar masyarakat pun mau berkerjasama dengan tertib berlalulintas untuk mengatasi masalah kemacetan," singkatnya. (Fer/Dd)