Ketua DPRD Kota Bogor Usir Wartawan Saat Meliput Rapat -->

Adsense




Ketua DPRD Kota Bogor Usir Wartawan Saat Meliput Rapat

87 Online News
Senin, 10 Oktober 2016

KOTA BOGOR - Undang undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik nampaknya belum dipahami seutuhnya oleh legislatif di Kota Bogor, hal itu di tunjukan oleh ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono yang tidak memperkenankan awak media meliput pelaksanaan rapat finalisasi pembahasan APBD, padahal yang dibahas adalah salah satu kepentingan masyarakat.

Saat akan mulai pelaksanaan rapat, Ketua DPRD mempertanyakan kepada para peserta rapat. "Apakah ini rapat terbuka atau tertutup?," tanya Untung.

Namun, dari puluhan peserta rapat yang berasal dari seluruh SKPD di Kota Bogor dan Badan Anggaran di DPRD, hanya seorang wanita yang menjawab kalau rapat itu tertutup.

Kemudian, Politisi PDI-P itu meminta agar para awak media yang di atas turun dengan alasan ini adalah rapat tertutup. "Tolong kepada rekan-rekan wartawan yang di ada di atas agar  keluar karena ini rapat tertutup," ujarnya.

Rangga Alias Jaka, Wartawan Online Bogor Channel mengaku di usir saat akan meliput rapat. Padahal, sering kali orang nomor satu di legislatif itu mengatakan, agar saat ada rapat pihak media menyaksikan, supaya memahami materi rapat yang di bahas.

"Saya tidak mengerti dasarnya apa, padahal ini kan rapat untuk membahas kepentingan publik," ujarnya.

Sejumlah wartawan yang saat itu akan meliput pelaksanaan rapat diantaranya, Andika dari Harian Radar Bogor, Nelvy Fotografer Radar Bogor, Abdul Kodir dari Harian Bogor Today, Rangga dari Harian Online Bogor Channel dan Rama dari Harian Radar Bogor di usir oleh ketua DPRD Kota Bogor dari fraksi PDI Perjuangan. (KF)