HMI: "Kejari Jangan Pergi Tinggalkan PR" -->

Adsense




HMI: "Kejari Jangan Pergi Tinggalkan PR"

87 Online News
Kamis, 27 Oktober 2016

SUKABUMI - Aktivis Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis, (27/10/16). 

Kordinator aksi Riandi Al-Gazali mengatakan, aksi unjuk rasa ini menyikapi anggaran yang di pinta oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sukabumi kepada pemerintah Desa untuk pembuatan Baligo dan Buku Desa yang dinilai tidak rasional. 

"Harga baligho dan pengadaan buku di Desa yang di anggarkan 1 juta itu  terlalu mahal. Masa harga  baligho untuk ukuran 2X4 hanya 50 ribu harganya menjadi 1 juta,"ungkapnya saat melakukan orasi. 

Karena itu, lanjutnya, Kejari harus menindaklanjuti temuan kasus tersebut dan harus segera melakukan penyidikan."Kami minta Kejari segera memeriksa pihak terkait pembuatan baligho," ujarnya.

Selain meminta penuntasan anggaran  Baligo dan Buku Desa, para pengunjuk rasa juga meminta agar semua masalah hukum yang ada di Kabupaten Sukabumi segera diselesaikan."Kami meminta kepada Kepala kejaksaan Negeri (Kajari) Cibadak jangan pergi sebelum kasus diselesaikan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kasi Intel Kejari Ariya Wicaksana mengatakan, pihaknya belum menerima berkas laporan terkait permasalahan anggaran Baligho dan Buku Desa. Sehingga pihaknya tidak bisa melakukan Pemeriksaan terhadap BPMPD. "Untuk masalah itu kami belum menerima laporannya," ungkapnya.

Arya berjanji, pihaknya akan melakukan pemeriksaan apabila ada laporan resmi yang di sampaikan."Kalau ada laporan, baru kami akan melakukan pemeriksaan,"imbuhnya.

Ariya menambahkan, pihaknya tidak pernah berhenti melakukan pemeriksaan terhadap berbagai kasus dan menyebut jika kasus yang ada sedang dilakukan Proses."Tidak ada kasus yang di endapkan, kami sedang selesaikan kasus yang saat ini ditangani," tandasnya. (Fery)