Wartawan Harian Radar Sukabumi Jadi Korban Bajak Akun BBM Dengan Modus Minta Transfer Pulsa -->

Adsense




Wartawan Harian Radar Sukabumi Jadi Korban Bajak Akun BBM Dengan Modus Minta Transfer Pulsa

87 Online News
Kamis, 29 September 2016

SUKABUMI - Waspada modus baru praktik penipuan yang sudah masuk kedunia gadget melalui aplikasi Black Berry Massangger (BBM), modus bajak aplikasi bbm kali ini dialami  wartawan radar Sukabumi,Kamis,(29/09/16).

Oknum yang mengaku sebagai pemilik akun BBM atas nama Ujang Herlan wartawan harian radar sukabumi tersebut berpura-pura meminta bantuan berupa transfer pulsa.

Dede Salah satu korban, yang juga berprofesi sebagai wartawan harian online mengaku, jika dirinya menerima pesan bbm dari akun bbm Ujang Herlan dengan modus minta pulsa, karena curiga dengan bahasa tulisan yang tidak seperti biasanya permintaan tersebut tidak di gubrisnya. Setelah di konfirmasi kepada pemilik akun bbm melalui Whatsapp ternyata bukan dirinya yang meminta pulsa melainkan ada orang lain yang sengaja membajak akun bbmnya.

Atas perbuatan itu  Ujang Herlan merasa dicemarkan nama baiknya karena sudah banyak korban yang tertipu dari mulai transfer pulsa 25 ribu hingga 200 ribu rupiah,akunya.

Saat ini Ujang Herlan tengah melakukan klarifikasi kepada semua pihak yang jadi korban penipuan lewat bbm.

Begini isi klarifikasi nya Assalamualaikum, maaf kepada rekan-rekan yang berteman di BBM atas nama Ujang Herlan|RS, kalau ada yang isinya minta pulsa abaikan saja, soalnya ada yang ngeheck/bajak. bantu share jika ada  Ujang Herlan Radar Sukabumi.

Sementara kasus bajak akun bbm juga pernah terjadi kepada Wakil Pemimpin Redaksi Gemilangnews.com Samsul Rizal Hidayat beberapa waktu lalu dengan modus penipuan  yang sama.

Menurut keterangannya,"si pelaku tidak hanya minta di transfer pulsa namun pelaku juga meminta sejumlah uang  besaran nya 1000.000-2000.000 dengan modus pinjam uang. Beruntung pada waktu itu belum ada korban yang dirugikan dan dirinya sempat melaporkan masalah itu ke pihak kepolisian."

Saya menghimbau, ujarnya, jika ada tema-teman yang mengalami hal serupa tolong jangan percaya dulu jika sangat mencurigakan, cek kepada si pemilik akun melalui nomor kontaknya betul atau tidak  jika tidak abaikan saja atau bantu share  untuk mempersempit gerakan nya karena kasus seperti itu sulit dilacak, imbuhnya. (Dd  Rohmat)