Isu Razia Motor Bodong Dor To Dor Resahkan Warga Cigombong -->

Adsense




Isu Razia Motor Bodong Dor To Dor Resahkan Warga Cigombong

87 Online News
Sabtu, 24 September 2016

BOGOR– Sepekan terakhir ini beberapa warga di Kabupaten Bogor dibuat was-was lantaran beredar isu adanya razia kendaraan bermotor ke rumah-rumah penduduk pada malam hari. Beberapa warga yang merasa resah dengan kabar tersebut, diantaranya ada di wilayah Kecamatan cigombong, Kecamatan Caringin.

Hal itu seperti yang dialami oleh Al, warga Kampung Loji , Desa Pasir Jaya , Kecamatan Cigombong , Kabupaten Bogor. Dia mengaku setiap kali pulang rumah malam hari merasa was-was. Itu karena adanya kabar razia motor bermasalah ke rumah-rumah warga di desanya.

"Santer beredar kabar kalau ada razia motor ke rumah-rumah. Jadi rada was-was juga. Kalau mau pulang mampir ke rumah saudara dulu. Nanti kalau sudah malam, sekiranya sudah tidak ada razia, baru pulang ke rumah," ujar Al, baru-baru ini.

Isu razia polisi ke rumah-rumah warga pada malam hari itu beredar di tengah-tengah masyarakat dari cerita berantai mulut ke mulut, serta di jejaring sosial. Isu yang beredar, razia dilakukan untuk menindak kendaraan yang bermasalah. Sejak dua hari terakhir, warga yang merasa sepeda motornya bermasalah, seperti belum membayar pajak atau tak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, memilih untuk tidak di rumah.

"Isu itu memang beredar luas, Bahkan sebagian warga mulai Pukul 21:00 Wib sampai tengah malam, ada yang memilih tidak di rumah. Mereka kemudian nongkrong di jalan atau ke rumah saudara. Itu karena adanya isu razia tersebut,"ujar AI.

Ketika masalah ini di konfirmasikan kepada Kapolsek Cijeruk, Kompol Suhartono menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan perintah dari pimpinan untuk melakukan razia dor to dor motor bodog di wilayah hukum yang di pimpinnya. 

"Mohon maaf, sampai saat ini Polsek Cijeruk tidak pernah melaksanakan razia motor bodong door to door. Hanya mohon bantuan untuk sosialisasi kepada warga larangan membeli atau gunakn motor bodong, karena ada sanksi pidananya seperti tertuang dalam pasal 480 KUHP," ujar Kapolsek. (Egy.F)