Pelanggan PDAM Parakan Salak Kembali Keluhkan Kualitas Air -->

Adsense




Pelanggan PDAM Parakan Salak Kembali Keluhkan Kualitas Air

87 Online News
Jumat, 09 September 2016

SUKABUMI - Sebagai satu-satunya perusahaan milik pemerintah daerah yang mengelola kebutuhan sebagian masyarakat akan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jaya Mandiri harusnya dapat melayani kebutuhan konsumen akan air bersih. 

Namun, kinerja perusahaan milik Pemkab Sukabumi ini banyak di kritisi oleh para pelanggannya. Pasalnya, banyak ketidakpuasan masyarakat sebagai konsumen air PAM dan mengakibatkan hilangnya kepercayaan terhadap perusahaan tersebut. Buruknya kualitas air dari PDAM Tirta Jaya Mandiri Sukabumi, kembali dikeluhkan warga Perumahan Bumi Mutiara Metro, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Aas (35) mengaku permasalahan buruknya kualitas air yang dikeluhkan pelanggan sudah cukup lama. "Pasokan air dari PDAM Cabang Parakansalak setiap hari ngadat alias tidak lancar, aliran air yang kecil, air bau dan keruh berwarna kecoklatan terkadang membawa material lumpur menjadi agenda setiap hari," ujarnya.

Keluhan serupa  juga dikatakan Ami (33), warga setempat. Menurutnya, akibat hal itu dirinya terpaksa harus membeli air kemasan galon untuk memasak. "Airnya keruh pa, kadang kadang bau. Mau masak saja kami beli air galon kalau lagi keruh, untuk mandi saja kami tidak berani pakai suka gatal," keluhnya.

Jika seperti ini terus, lanjutnya, kami merasa tidak puas dengan  pelayanan PDAM. "Kami minta kepada pihak PDAM supaya memperhatikan hak-hak kami sebagai konsumen. Karena kami memakai air ini tidak gratis," ujar Ami.

Padahal, menurut keterangan staf PDAM Cabang Parakansalak sistem pengelolaan airnya sudah diperbaiki. Tetapi kenapa kualitas airnya masih jelek," imbuhnya.

Menanggapi keluhan tersebut pihak PDAM Tirta Jaya Mandiri melalui Direktur Teknik Iyus  beralasan, kendala air disebabkan perbaikan saluran yang belum selesai seratus persen dan masih di kelola pihak pelaksana pembangunan. "Rencananya setelah ada serah terima dengan pihak ketiga, kami akan cek langsung kelayakan kualitas dan kuantitasnya airnya," jelasnya.

Iyus mengatakan, pada pertengahan bulan ini akan dilakukan serah terima kunci dengan pihak pelaksana sekaligus meresmikan pembangunan Water Treatment Plan (WTP).

"Selanjutnya, akan langsung kita uji apakah pasca perbaikan layak konsumsi atau tidak. Tetapi kami sudah mendapatkan laporan dari pihak pelaksana bahwa kualitas airnya sudah bagus," pungkasnya. (Dede Rohmat)