PDAM TJM, Klaim Kualitas Air Parakan Salak Sudah Maksimal -->

Adsense




PDAM TJM, Klaim Kualitas Air Parakan Salak Sudah Maksimal

87 Online News
Sabtu, 17 September 2016

Sukabumi-Menanggapi keluhan pelanggan PDAM diwilayah Perum Bumi Mutiara Metro Parungkuda beberapa waktu lalu tentang kualitas dan kuantitas air yang buruk,pihak PDAM Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi  melalui Direktur Teknik (Dirtek) angkat bicara.

Iyus Sugiharto selaku Direktur Teknik PDAM TJM ketika ditemui diruang kerjanya mengklaim, paska pembangunan Water Treatment Plan (WTP) PDAM belum melaksanakan serah terima dengan pihak pelaksana dan belum melakukan uji coba secara internal baru melakukan uji coba secara sepihak."Jadi kita belum uji coba secara resmi antara pihak pelaksana dengan PDAM tetapi dari hasil  uji coba sepihak tersebut, hasilnya cukup menggembirakan dan memuaskan," kilahnya.

Iyus juga mengungkapkan, Dari  hasil uji coba, air bisa mengolah melebihi dari target. Target pengolahan awal 20 liter perdetik itu ,"Alhamdulillah ada septi sekitar 10 persen jadi 22 liter perdetik, itu hal yang sangat menguntungkan bagi PDAM karena melibihi hasilnya dari kontrak. Namun,belum diserah terimakan secara resmi, tetapi pembangunan wtp nya sudah selesai.  Secara pisik sudah beres tinggal secara administratif yang belum," ungkapnya.

Menurut dia, Kalau misalkan ada  keluhan masih kurang bagus dari sisi kualitas itu saya minta konfirmasi laporannya karena kita selesai pembangunan perbaikan wtp sekitar awal bulan ini. Tetapi memang belum dioperasikan secara maksimal karena blm ada serah terima  dan masih ada kontrak juga dengan pihak pelaksana. Mungkin setelah diserah terimakan kami akan operasionalkan secara maksimal.

Dia mengakui, pembangunan WTP parakansalak itu belum seutuhnya, karena  dari segi kualitas mungkin sudah terjawab tetapi dari segi kuantitas dan kontiunitas masih belum. Kenapa saya bilang belum," karena kita membangun yang di hulu otomatis harus ada penyesuaian juga sama yang dibawah atau yang dihilir. Saya berbicara seperti itu karena pipa  yang ada dihilir sudah jenuh, ketika yang dihulu ditambah seharusnya yang dihilir juga harus ada sedikit peruhaban dalam artian bukan rehab total hanya jaringan jaringannya saja," tuturnya.

Mungkin tambah dia, nanti di tahun 2017 akan kita tingkatkan untuk normalisasi pelayanan parakansalak. Terutama duplikasi jaringan, jadi secara kulaitas kita yakin dan kita jamin itu sudah memenuhi tetapi secara kontiunitas saya mengakui masih belum bisa melayani 24 jam. Tetapi kita garis bawahi 24 jam itu hanya di daerah tertentu. Tapi kalau bicara kualitas saya ingin bukti kalau itu masih jelek," tambahnya.

masih kata dia,untuk saat ini pelayanan tidak 24 jam penuh karena pipa nya sudah jenuh kemarin perbaikan nya bertahap dan sekarang pun kita masih kontrak 1 Miliar, itupun tidak dibayar sekligus melainkan dengan cara di cicil.

PDAM kan bukan uang dari APBD, tetapi pembayaran dari rekening masyarakat kita reinvestasi ke  pelayanan ke pipa jadi untuk tahap awal kualitas itu sudah terjamin  adapun masalah air untuk warga perum bumi mutiara metro nanti ada tahapan-tahapan karena kita masih terkendala di jaringan pipa. Kami akan melakukan plasing setelah serah terima. Karena masih ada kewajiban pihak pelaksana  menjaga kalau tiba-tiba ada yag rusak menjadi beban di kita  tapi dalam waktu dekat masih dibulan ini kita akan melakukan uji coba bersama," katanya.

Secara pengoperasian sekarang air sudah bersih namun untuk jaringan yang ke perumahan bumi mutiara metro mungkin masih ada endapan di pipa jaringan nanti akan kita kuras (plasing) supaya aliran berjalan normal,pungkasnya. (Dede Rohmat)