KESAL TAK KUNJUNG DAPAT BANTUAN, KORBAN PUTING BELIUNG ROBOHKAN RUMAHNYA RATA DENGAN TANAH -->

Adsense




KESAL TAK KUNJUNG DAPAT BANTUAN, KORBAN PUTING BELIUNG ROBOHKAN RUMAHNYA RATA DENGAN TANAH

87 Online News
Kamis, 22 September 2016

Sukabumi- Hindun (50) Korban puting beliung beberapa waktu lalu  di Kampung Pinang Gading Rt 15 RW 3 Desa Tamansari Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi terpaksa membongkar rumahnya rata dengan tanah. Hal itu dilakukan karena  kondisi rumah nyaris ambruk paska terkena bencana puting beliung. Sebelumnya sempat diberitakan rumah tempat tinggal Hindun yang berstatus janda ini masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni.

Hindun mengaku pasca terjadinya puting beliung,dari pihak pemerintah hanya memberikan bantuan tanggap darurat berupa sembako dan peralatan dapur, sementara bantuan yang diharapkan berupa material untuk pembangunan rumah sampai hari ini tak kunjung datang.

Saya nekad membongkar rumah karena khawatir jika tiba-tiba rumah tersebut ambruk ujar Hindun kepada 87onlinenews.com Rabu,(21/09). Padahal lanjutnya saya tidak mempunyai biaya untuk membangun rumah.  Untuk antisipasi menjaga hal yang tidak diinginkan lebih baik rumah saya robohkan,ujarnya lagi.

Masih kata Hindun sementara ini dia mengandalkan bantuan dari Tetangganya untuk membangun kembali rumahnya sedangkan untuk bahan material dia mengaku berhutang dulu ke toko bangunan.
Saat ini baik dari pihak desa ataupun Kecamatan belum ada lagi yang meninjau,tuturnya.

Untuk tempat tinggalnya sekarang Hindun menumpang dirumah saudaranya sambil menunggu bantuan dari Pemkab Sukabumi ataupun menunggu uluran tangan dari masyarakat sukabumi yang peduli untuk menyisihkan sedikit hartanya untuk membantu membangun kembali rumahnya. Saya berharap pemerintah memberikan solusi berupa bantuan secepatnya, harap Hindun."

Jamaludin (50) tetangga korban membenarkan kondisi Ibu Hindun benar-benar orang tidak mampu Saya berharap pemerintah secepatnya memberikan bantuan kepada keluarganya bantuan berupa material ataupun kayu untuk dapat membangun kembali rumahnya.

Saat ini Hindun mengungsi di rumah kerabatnya. Rumah Hindun dibongkar atas masukan dari Tetangga dan anaknya yang khawatir Jika ditempati bisa menimbulkan korban jiwa walaupun Hindun sempat bersikeras tetap tinggal di rumahnya yang nyaris rubuh dengan alasan tidak punya biaya untuk membangun. Akhirnya kami dengan keluarga korban berinisiatif merubuhkan rumah korban sambil menunggu bantuan dari Pemkab Sukabumi,Pungkas Jamal. (Dede Rohmat)