Ads Atas

header ads

Kendaraan Parkir Depan Meja Kerja, Kapolres Bogor Tutup Mata

KAB.BOGOR - Kondisi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Tegar Beriman, mulai depan kantor Dispenda hingga di depan gerbang Komplek Perkantoran Pemkab Bogor dan Mako Polres Bogor terlihat semraut.

Pasalnya,  sepanjang bahu jalan pada jalur lambat digunakan sebagai sarana parkir kendaraan roda empat dan roda dua, sehingga mengganggu arus lintas, baik kendaraan yang menuju jalan Raya Bogor atau pun kendaraan yang menuju Karadenan. Terlebih parkir tersebut sangat jelas merugikan pemerintah Kabupaten Bogor dari retribusi parkir yang seharusnya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan adanya kondisi itu, kerap kali menuai keluhan para pengendara saat melintas di jalur lambat Jalan Tegar beriman yang hingga kini belum ada pejabat atau institusi terkait yang dapat memberikan solusi serta sangsi kepada pemilik kendaraan dan yang mejadikan fasilitas parkir di jalan yang berstatus milik pemerintah provinsi tersebut.

Darma (26), salah seorang warga Cibinong yang setiap hari selalu melewati jalur tersebut saat berangkat dan pulang kerja mengungkapkan, bahwa pada pagi hari dan jam-jam sibuk, jalur lambat sering kali dipenuhi kendaraan yang parkir sehingga mempersempit ruas jalan.

Menurutnya, kondisi itu sangat mengganggu karena sering membuat kemacetan. Belum lagi banyaknya pengendara yang melawan arah di jalur Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) itu. Ia mengaku, jika dirinya menggunakan jalur cepat, sama saja melanggar dan rentan mendapat tilang.

“Kita jadi serba salah, kalau lewat jalur lambat kondisinya penuh dan macet, mau lewat jalur cepat takut ditilang,” ujar pria yang mengaku karyawan di salah satu perusahaan garmen di wilayah Cibinong.

Hal senada diungkapkan Miskun (40) salah satu pengendara roda empat yang juga warga Cibinong. Dia berpendapat, sudah sepatutnya Kepolisian Polres Bogor untuk segera melakukan penertiban sehingga jalur utama di wilayah Cibinong segera steril dari parkir liar. "Kapolres Kabupaten Bogor harus segera memberikan solusi, terlebih banyak kendaraan yang malah sengaja parkir tepat didepan meja kerja nya (di depan Mako Polres Bogor, red),"cetusnya dengan nada kesal.

Menurutnya, pihak kepolisian tidak hanya fokus kepada penindakan di luar Cibinong dengan menggelar razia kendaraan secara besar-besaran, namun di depan mata seperti di abaikan. "Kapolres harus perintahkan Kasatlantas Polres Bogor agar segera membenahi sehingga tidak menjadi cibiran masyarakat. Kita lihat saja kebijakan Kapolres yang baru saat ini, apakah sama dengan kebijakan Kapolres yang sebelumnya," pungkas Miskun.

Untuk diketahui, secara umum di dalam pasal 43 UU LLAJ No 22 tahun 2009 dikatakan bahwa Fasilitas Parkir di dalam Ruang Milik Jalan hanya dapat diselenggarakan di tempat tertentu pada jalan kabupaten, jalan desa, atau jalan kota yang harus dinyatakan dengan Rambu lalu lintas, dan atau Marka jalan.

Ada beberapa tempat yang melarang parkir di pinggir jalan salah satunya, Jalan Nasional dan jalan Provinsi. (Irfan Damar Sinaga)

Posting Komentar

0 Komentar