Kelompok Tani Hitaci Kembangkan Usaha Melalui Budidaya Burung Puyuh -->

Adsense




Kelompok Tani Hitaci Kembangkan Usaha Melalui Budidaya Burung Puyuh

87 Online News
Sabtu, 10 September 2016

BOGOR - Di tengah perekonomian yang tidak menentu saat ini, mencari penghasilan tambahan dengan membuka usaha rumah tangga menjadi pilihan yang bijak. Salah satu alternatif untuk menambah penghasilan serta membantu perekonomian keluarga dengan beternak burung puyuh bisa menjadi rekomendasi yang perlu dicoba. Dengan modal yang relatif kecil, para peternak burung puyuh sudah bisa meraup omzet hingga jutaan rupiah perbulan. Seperti yang dilakukan Tatang Efendi (67), selaku ketua Himpunan Tani Citeureup (HITACI) di Kampung Citeureup RT 03, RW 01, Desa/Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Tatang menuturkan, usaha ternak puyuh yang sudah di jalankan oleh anggota kelompok tani hasil binaannya di Kp. Tegal, Kelurahan Karang Asem Barat kini sudah bisa meraup keuntungan bersih sebesar Rp 7 juta rupiah perbulan. "Awalnya hanya memelihara 200 ekor burung puyuh. Selama 8 bulan sudah mencapai 2500 ekor dan menghasilkan keuntungan bersih Rp 7 juta dari penjualan telur dan daging," jelasnya.

Dengan pangsa pasar yang masih sangat besar, menjalankan usaha ternak puyuh ini diakui sangat  menguntungkan. Sejak pertama kali menetas hingga 42 hari burung puyuh sudah bisa bertelur, dan bisa bertahan selama satu tahun. Untuk pakan burung puyuh hanya 20 gram per ekor dalam satu hari. "Kalau pelihara 1000 ekor saja bisa menghasilkan 800-900 butir telur perhari, omzetnya bisa menghasilkan sekitar 4-5 juta per bulan," tuturnya.

Atas keberhasilan tersebut, petani yang juga telah sukses menjalankan usaha di bidang pembuatan pupuk kompos sejak tahun 2006 ini bertekad ingin menjadikan Citeureup sebagai sentra budidaya ternak burung puyuh. "Untuk terus mengembangkan usaha peternakan puyuh diperlukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) peternak, pengembangan kemitraan usaha, dan akses pembiayaan serta pendampingan," ungkapnya.

Tatang mengatakan, dirinya membuka kesempatan memberikan pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat khususnya wilayah Citeureup yang ingin belajar dan menjalankan usaha tersebut. "Bagi masyarakat yang ingin mendapat pendampingan dan pelatihan, Insya Allah saya siap, Hitaci selalu terbuka lebar," pungkas penyuluh pertanian Kecamatan Citeureup yang sudah berhasil melakukan pembinaan kepada beberapa kelompok tani dan peternak ikan termasuk kelompok Taruna Tani yang beranggotakan para pemuda di wilah kecamatan Citeureup. (IB)