Ads Atas

header ads

Kebobrokan Pelayanan RS PMI Kota Bogor Terungkap

KOTA BOGOR - Kebohongan Rumah Sakit yang sering kali mengeluarkan pernyataan ruang penuh ketika pasien kelas menengah kebawah ingin mendapatkan pelayanan dibongkar oleh anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya.

Setelah dilakukan investigasi melalui timnya, Atty Somaddikarya mendapatkan bukti foto hasil pantauan timnya di Rumah Sakit PMI Bogor. Hal ini sesuai yang di posting dalam akun Facebooknya, Jumat (2/9/16), https://m.facebook.com/story.php story_fbid=1146733438719453&id=100001484224978

Politisi dari frkasi PDIP yang terkenal vocal dan tegas demi masyarakat ini dalam tulisannya mengatakan, bahwa dirinya sebagai wakil rakyat merasa prihatin dan sangat miris setelah mendapatkan bukti foto bahwa ada ruangan kelas 3 yang masih kosong.

"Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan RS PMI Bogor semakin terpuruk, nyawa masyarakat miskin dipertaruhkan dengan kebohongan oleh pihak RS. Tepat pukul 21:00 WIB kader banteng yang saya perintahkan untuk melakukan investigasi ke setiap ruangan mendaptkan hasil. Saya tidak akan pernah mundur selangkah pun dan tidak akan mendengar alasan serta dalih apa pun atas budaya bohong yang di lakukan pihak-pihak RS yang ada di wilayah hukum Kota Bogor untuk mempermainkan nyawa rakyat miskin," tegasnya.

Atas temuan bukti tersebut, dirinya mengirimkan kepada dinas terkait untuk ditindak lanjuti. "Alhamdulilah Pukul  03 dini hari pasien sudah bisa mendapat ruangan," jelasnya.

Dalam Kalimatnya juga iya menyebutkan, ketika rakyat kelaparan karena miskin tidak pernah terdengar meminta sepiring nasi kepada pejabat. Tetapi ketika si miskin sakit terlantar di parkiran RS dia akan mencari keadilan untuk mendapptkan haknya. "Tidak ada satupun masyarakat miskin yang mau sakit dan tidak mau juga merepotkan, sangat wajar ketika sakit mereka menjerit," ucapnya.

Tidak sampai disitu, atas kejadian ini pihaknya juga akan melakukan koordinasi bersama komisi D DPRD bidang kesehatan serta seluruh kepala dinas rumah sakit yang ada di Kota Bogor untuk menindak lanjuti hal ini.

"Insa Allah, atas kejadian ini saya akan kordinasi dengan Komisi D DPRD bidang kesehatan untuk menindak lanjuti dan mengundang semua Dirut RS yang ada di wilayah Kota Bogor,"pungkasnya. (SUM)

Editor : IBRA

Posting Komentar

0 Komentar