Janda Miskin Di Sukabumi Dapat Bantuan Renovasi RTLH -->

Adsense




Janda Miskin Di Sukabumi Dapat Bantuan Renovasi RTLH

87 Online News
Selasa, 27 September 2016

SUKABUMI - Een (45) dan Rustini (40) ibu rumah tangga berstatus janda kurang mampu di Kampung Pamatutan RT 19/07 Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, mendapatkan bantuan CSR untuk renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan yang diberikan dari PT Amerta Indah Otsuka yang merupakan salah satu perusahaan ternama pelopor minuman Ion penambah stamina di Cicurug Sukabumi.

Penyerahan bantuan diserahkan secara simbolis oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat Saefullah SE didampingi Kepala Desa Bojonggenteng Dedi Sudirman dan Ketua BPD Desa Bojonggenteng.

Kades Bojonggenteng Dedi Sudirman mengatakan, bantuan rumah untuk warga miskin dimaksud, merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat tidak mampu. "Dikarenakan kondisi rumah yang di tempati Een dan Rustini bersama  anaknya tersebut sangat tidak layak," kata Kepala Desa. 

Lanjut menurutnya, hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai kemiskinan khususnya di Desa Bojonggenteng. "Karena rumah layak huni adalah kebutuhan penting bagi warga miskin yang mengalami keterbatasan ekonomi," ucap Kades kepada wartawan Selasa,(27/09/16).

Dedi menambahkan, bahwa selama ini Desa Bojonggenteng berupaya memenuhi kebutuhan rumah bagi warga miskin dengan mengusulkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni yang tentunya prosesnya melibatkan semua pihak dan peran aktif masyarakat untuk mendorong program rumah tidak layak huni.

Perlu diketahui, bahwa dua orang janda penerima bantuan RTLH hari ini adalah tulang punggung bagi keluarganya, demi memenuhi kebutuhan hidupnya mereka bertahan hidup bekerja serabutan.

"Alhamdulillah, berkat adanya dukungan dan bantuan rehab untuk rumah tidak layak huni dari PT Amerta Indah Otsuka, mereka sangat terbantu. Dan, kami dari Pemerintah desa mengucapkan terimakasih, serta dapat menjadi contoh baginperusahaan lainnya," pungkas Kades. (Dede R)