Guide Jemputan Turis Bandara Internasional Soekarno Hatta Kecewa Dengan Perlakuan Oknum Petugas Bandara

BOGOR-Sejumlah Guide turis yang biasa menjemput turis di bandara internasional Soekarnon Hatta mengeluhkan tindakan sewenang-sewenang oleh petugas bandara ketika mereka hendak menjemput turis di terminal wisata. Peristiwa ini menurut sejumlah Guide yang melayani turis untuk tujuan Bogor, Puncak dan Bandung ini bahkan diperlakukan tidak manusiawi oleh petugas bandara. Hal ini diungkapkan oleh sejumlah Guide yang biasa menjemput turis untuk tujuan arah Puncak Bogor yang meminta di sembunyikan identitasnya kepada Bidik Nusantara, Sabtu (03/09).

Guide yang bisa menjemput turis-turis asal timur tengah ini mengatakan bahwa dirinya bersama puluhan teman-temannya sesama profesi diperlakukan sewenang-wenang oleh oknum petugas bandara dengan dalih kami melanggar peraturan. 

"Kami ini merupakan pelayan pariwisata bukan travel besar dimana hanya melakukan penjemputan secara personal kepada turis yang kami sudah melakukan komunikasi sebelumnya dengan turis yang kami jemput. Jika travel memiliki lebih dari dua mobil sedangkan kami hanya personal,"ujar Guide ini.

Tidak hanya itu, para Guide ini diperas oleh oknum petugas bandara dan disiksa layaknya PKI tanpa ada alasan yang tepat.  "Kami para pengemudi ada rencana mau demo untuk menuntut hak asasi yang di rampas oleh segelintir petinggi yang berkepentingan membela pengusaha raksasa. Mereka mengebiri kaum lemah bahkan membunu anak istri para pengusaha rumahan atau sopir pribadi yang mencari sesuap nasi dengan mengais seperak dua perak pun di rampok penghasilanya oleh petugas yang serahkan, tamak dan arogan,"kecammnya.

Lanjut dia menjelaskan, jika pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian mengenai kelengkapan surat-surat kendaraan sesuai prosedur bisa diterima, namun oknum petugas bandara meberikan hukuman yang sangat keji kepada beberapa guide ini layaknya penjahat.

"Kami ini bukan penjahat sehingga harus diperlakukan sekejam itu, beberapa diantara kami diberikan hukuman dengan cara memikul 2 ban lalu berkeliling, ada juga suruh menggedong satu ban sementara satunya di dorong keliling, adapulan yang diberikan hukuman dengan memasukan Cone (Kerucut Parkir) ke kepala dan beberapa hukuman lainnya yang sangat tidak manusiawi,"ungkapnya.

Untuk meminta pertanggung jawaban Kementrian Pariwisata atas perlakukan oleh oknum petugas bandara ini katanya, seluruh guide yang biasa menjemput turis di bandara akan mengadakan aksi unjuk rasa. "Kami dari seluruh pengiat pariwisata baik Jakarta, Bogor Piuncak dan Bandung akan melakukan unjuk rasa ke kementrian Pariwisata atas prilaku oknum petugas bandara terhadap kami. Kami sudah lelah sudah lelah diintimidasi oleh oknum petugas bandara ketika kami menjemput turis. Kami sudah mengumpulkan seluruh rekan-rekan yang pernah mengalami hal serupa oleh oknum petugas bandara,"pungkasnya.
Reporter: Hendra H/Sum

Posting Komentar

0 Komentar