Aktivis Sukabumi Desak Presiden Berikan Tanah Hak Petani -->

Adsense




Aktivis Sukabumi Desak Presiden Berikan Tanah Hak Petani

87 Online News
Selasa, 27 September 2016

JAKARTA - Memperingati Hari Tani Nasional (HTN), ribuan masyarakat petani yang tergabung dalam organisasi Serikat Petani Indonesia (SPI) melakukan Demonstrasi menuntut reformasi agraria sejati.

Masa yang berkumpul di Masjid Istiqlal melakukan long march menuju Istana Negara Jakarta, aksi tersebut di mulai pukul 07.00 WIB. Berbagai aktivis dari Sukabumi untuk menyampaikan orasi di Istana Presiden, Selasa (27/9/16).

Ketua SPI DPC Sukabumi, Engkos Kosasih dan aktivis mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewek Sapta Anugrah dalam orasi yang mengatakan, pada kesempatan yang besar ini para petani yang berasal dari Sukabumi menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menyelesaikan sengketa tanah yang terjadi di Sukabumi, untuk diberikan kepada petani agar tidak terlantar. "Kami meminta agar  presiden segera melakukan penyelesaian sengketa tanah dan memberikan kepada petani untuk menggarapnya," ujar Engkos.

Selain masalah sengketa tanah, massa juga meminta agar masalah  kriminalisasi yang di lakukan oleh pihak kepolisian terhadap para petani di selesaikan. Mereka meminta presiden untuk berikan perlindungan hukum, mengingat petani selalu berjalan sesuai dengan aturan yang ada. "Jangan sampai para petani di kriminalisasikan. Hari ini kita meminta perlindungan hukum jangan ada kriminalisasi," Imbuhnya.

Engkos menambahkan, pemerintah harus segera menepati janji reforma agraria diantaranya pembebasan sembilan juta hektar tanah bagi para petani. "Sehingga petani dapat tenang dalam mengelola pertanian untuk kedaulatan pangan. Terlebih dalam mensukseskan program swasembada pangan yang sedang digencar-gencarkan oleh pemerintah. Hari ini kita tuntut reformasi agraria sejati," tambahnya.

Engkos berharap dengan adanya aksi ini pemerintah bisa segera menepati janji reporma agraria baik garapan maupun pertanian dan menuntaskan segala masalah yang menimpa petani." Kami berharap setelah aksi ini ada tindak lanjut yang di lakukan atas aspirasi petani di daerah kami," harapnya.

Hal senada disampaikan oleh ketua GMNI Sukabumi Dewek Sapta Anugrah. Dalam orasinya Dewek juga meminta presiden jangan memberikan janji palsu dan harus menepatu janjinya untuk memberikan tanah kepada petani."Kami minta jangan ada reporma agraria  palsu. Dan berikan tanah untuk rakyat," tandasnya. (Fer/Dd)