Ads Atas

header ads

Warga Desa Tanjung Sari Keluhkan Ternak Bebek Tak Berizin

BOGOR - Keberadaan kandang bebek di desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor menjadi sorotan kepala desa dan warga setempat. Selain menimbulkan bau yang tak sedap, proyek ternak bebek dengan jumlah 5000 (lima ribu) ekor ini diduga tidak mengantongi izin.

Jaya (45) pengawas kandang menjelaskan, sebelumnya peternakan bebek ini merupakan peternakan ayam pedaging yang sudah tidak dipergunakan oleh pemilik yang terdahulu dan digantikan dengan peternakan bebek.

"Proyek ini punya Pak Ketut orang, tadinya ini peternakan ayam yang digantikan dengan peternakan bebek, kami cuma meneruskan saja karena sayang perjanjian kontraknya masih satu tahun lagi," jelasnya.

Untuk masalah perizinan, lanjutnya, memang secara resmi tidak ada. "Tapi kalau untuk lingkungan sudah ada, bahkan setiap panen suka ngasih bebeknya,"ungkapnya.

Jaya mengaku, keberadaan ternak ini pun sudah diketahui oleh sekertaris desa (Sekdes). "Dalam hal ini, pak sekdes sudah tau, bahkan pak sekdes sendiri datang kesini (peternakan bebek, red). Kami ngobrol terkait keberadaan ternak bebek ini," jelasnya.

Saat dikonfirmasi, kepala desa (Kades) Tanjungsari, Yayat mengatakan dirinya belum pernak bertemu dengan pemilik peternakan tersebut. "Saya taunya dari warga yang mengeluhkan keberadaan ternak bebek tersebut, karena berdampak pada lingkungan. Dengan baunya yang sangat menyengat sehingga mengundang lalat kerumah-rumah warga,"singkatnya.(Sul/EF)

Posting Komentar

0 Komentar