Ads Atas

header ads

Ratusan Warga Blokir Akses Jalan TNI AD

KAB.BOGOR - Teriakan ratusan warga kelurahan Cibinong dan Cirimekar, kecamatan Cibinong, kabupaten Bogor memecah kosentrasi para pengendara jalan yang hendak melintas menuju Citerup maupun arah sebaliknya.

Teriakan warga dari dua kampung yang berbeda bukan tanpa alasan, mereka menuntut agar proyek pengerjaan lapangan tembak milik TNI Angkatan Darat agar segera di hentikan mengingat sudah banyak korban luka-luka akibat proyek tersebut.

Warga menilai proyek pembangunan lapangan tembak milik TNI AD tersebut di kerjakan tanpa melihat aspek keselamatan pengguna jalan yang melintas, terlebih saat musim penghujan telah tiba.

Nurlina (40), salah satu warga warga kampung Cirimekar mengatakan, pengerjaan proyek lapangan tembak adalah sebuah kebutuhan TNI AD. Namun harus terlebih dahulu mengutamakan aspek keselamatan.

"Masyarakat merasa kesal dengan aktivitas pengakutan tanah oleh mobil truk dari proyek. Kalau dihitung sudah kurang lebih enam puluh sepeda motor yang tersungkur akibat tanah yang tumpah ke jalan," ungkapnya, kepada wartawan, Rabu (30/8/16).

Menurutnya, selain korban luka- luka akibat pengerjaan proyek, warga juga harus menanggung beban karena telah terjadi pencemaran udara.

"Sudah satu bulan kami harus menghirup debu tanah merah, dan hasil cucian kain yang dijemur selalu kotor karena imbas debu tanah merah,"ujarnya dengan nada jengkel.

Karena itu, lanjut Nurlina, warga meminta agar pengerjaan proyek ini mengedepankan kepentingan warga sekitar sehingga aksi unjuk rasa ini tidak akan terjadi.

"TNI adalah pelindung rakyat, maka kami mohon perhatikan keselamatan warga yang melintas didepan proyek, sehingga kami dan pengguna jalan lainnya merasa aman dan nyaman,"ujarnya.

"Dan, kami meminta agar pengerjaan proyek dihentikan hingga jalan yang dilintasi proyek di bersihkan sehingga tidak ada korban berjatuhan,"pungkasnya. (Irfan Damar Sinaga)

Posting Komentar

0 Komentar