Ads Atas

header ads

Pelaku Pembuat Upal Berhasil Diringkus Satreskrim Polsek Parung Kuda

SUKABUMI  - Setelah melakukan penangkapan terhadap I dan A dua tersangka pengedar uang palsu (Upal) pecahan sepuluh ribu rupiah. Dalam waktu singkat, jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polsek Parungkuda, Kabupaten Sukabumi berhasil menangkap YD (35) yang diduga sebagai otak pelaku pembuatan Upal di kediamannya di Kampung Cikukulu RT 24/09, Desa Pondok Kaso Landeh, Kecamatan Cikukulu, Sukabumi, Rabu (24/8/16).

Kapolsek Parungkuda, Kompol Dede Suharja mengungkapkan penangkapan terhadap YD ini hanya berselang lima jam setelah sebelumnya menangkap tersangka yang berinisial I dan A di daerah Desa Palasari Hilir Kecamatan Parungkuda, Sukabumi. Ketiga pelaku tersebut di duga memang spesialis pembuat upal, karena aksinya ini sudah dilakukan selama dua bulan terakhir.

"Menurut pengakuan tersangka YD, dirinya sudah dua bulan membuat upal ini dengan menghabiskan dua rim kertas untuk mencetak dengan keuntungan mencapai Rp 4 juta rupiah,"ungkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku kini mendekam di dalam tahanan mapolsek Parungkuda. "Para Pelaku pembuat upal kami jerat  dengan UU nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman penjara maksimal, seumur hidup,"tegas Kapolsek.

Dari para pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti dan alat yang digunakan untuk mencetak upal tersebut diantaranya satu unit laptop berikut printer, 253 lembar upal setengah jadi dengan pecahan Rp10 ribu, sembilan lembar kertas benang, double tip, satu botol tinta, satu buah pisau cutter dan tiga buah penggaris.

Saat dimintai keterangan oleh wartawan mengapa hanya mencetak upal dengan nominal pecahan yang kecil, YD mengatakan bahwa uang pecahan kecil lebih mudah untuk di edarkan. "Saya pikir uang pecahan kecil lebih mudah di edarkan dan keuntungan yang saya dapatkan berupa uang kembalian dari barang yang saya beli, seperti rokok, makan serta minuman," terangnya. (Anry)

Posting Komentar

0 Komentar