Ads Atas

header ads

Paska Kebakaran, Ribuan Karyawan PT. PPS Pertanyakan Nasibnya

SUKABUMI - Pasca terjadinya kebakaran besar yang menghanguskan pabrik garmen PT. Pilar Putra Sejati (PPS) di Kampung Tenjo Ayu, Kecamatan Cicirug, Sukabumi dua pekan lalu, ribuan karyawan mendatangi manajemen perusahaan untuk mempertanyakan nasibnya yang hingga saat ini belum jelas.

"Kami karyawan PT. PPS yang kurang lebih 1400 orang berkumpul di kawasan perusahaan untuk menanyakan nasib kami yang sampai saat ini tidak jelas," jelas Zaenal selaku ketua Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) perusahaan kepada wartawan di lokasi sisa bangunan pabrik yang terbakar, Senin (1/8/16).

Zaenal juga menegaskan, karyawan tidak tahu perihal kerugian perusahaan setelah terbakar, namun bagaimana pun hak mereka sebagai karyawan harus dipenuhi oleh pihak perusahaan.

"Karena banyak diantara kami yang sudah menjadi karyawan tetap dan kontrak yang masih terikat kerja dengan perusahaan, dan perusahaan pun harus memberikan hak para karyawan," tegasnya.

Hal senada diungkapkan Taryan (32), salah satu karyawan lainnya. Dirinya mengaku merasa sangat kecewa dengan pihak perusahaan, karena selama dua minggu paska terjadinya kebakaran belum ada kepastian bagaimana nasib karyawan selanjutnya.

"Jelas kami merasa kecewa, padahal kami butuh kepastian terkait nasib kami, karna kami para karyawan butuh pekerjaan dan penghasilan. Apabila terus seperti ini perusahaan harus bertanggung jawab dan harus membayar gaji kami secara full," ujarnya.

Usai menyampaikan tuntutannya, seluruh karyawan pulang dengan rasa kecewa, karena hari ini perwakilan karyawan dan pihak perusahaan baru akan beruding membicarakan nasib mereka dan diminta kembali datang besok, (Selasa 2/8/16), untuk menerima keputusan hasil perundingan tersebut.

Saat akan diminintai keterangan, pihak manajemen perusahaan tersebut enggan menemui para awak media yang sudah menunggu. (Anry/Yudi)

Posting Komentar

0 Komentar