Ads Atas

header ads

Gubernur Jambi Membuka Secara Resmi Harganas XXIII Tingkat Provinsi Jambi

JAMBI-Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli membuka secara resmi Harganas XXIII tingkat Provinsi Jambi, Jumat (11/08/2016), bertempat di Stadion Kabupaten Tebo. Turut mendampingi Kepala BKKBN RI yang di wakili, Deputi advokasi Pengerakan dan Informasi BKKBN RI Dr. Abidinsyah, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Sherrin Tharia Zola, Bupati dan Wakil Bupati Tebo.

Dalam sambutannya, gubernur menuturkan, di dalam keluarga semua membentuk dasar-dasar karakter manusia, terutama karakter dan kepribadian anak-anak bangsa sebagai penerus bangsa untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dimasa mendatang. Melalui Tema Harganas ke XXIII Tingkat Provinsi Jambi, Hari Keluarga Nasional merupakan momentum upaya membangun karakter bangsa untuk mewujudkan Indonesia sejahtera.

"Kita membentuk dasar-dasar karakter manusia, terutama karakter dan kepribadian anak-anak generasi muda, generasi penerus bangsa, penerima estafet kepemimpinan bangsa. Didalam keluarga kita membangun kualitas manusia, kualitas yang utuh yaitu mencakup segi kesehatan, pendidikan, keterampilan, sikap, karakter dan banyak lagi yang lainnya, semua segi ini, keluarga mempunyai peran dan sentral dalam pembentukannya," tutur Zola.

Lebih lanjut Ia mengatakan, berbagai permasalahan sosial yang bersentuhan dengan keluarga, seperti kemiskinan, kerukunan dan keharmonisan antar warga masyarakat. Kondisi seperti ini tidak terlepas dari akar permasalahan kependudukan yang apa bila tidak ditangani secara serius dan dikelola dengan baik, niscaya akan semakin menyulitkan kehidupan keluarga, masyarakat dan akhirnya akan mempengaruhi ketahanan bangsa Indonesia. "Oleh sebab itu, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan Keluarga (KKB-PK) harus kita garap secara serius agar tidak terjadi ledakan penduduk di masa mendatang," katanya.

Orang nomor satu di Provinsi jambi ini juga menekankan, dengan membangun komunikasi dan interaksi yang harmonis dalam keluarga akan bermuara kepada terbentuknya ketahanan keluarga yang lebih baik lagi. "Untuk itu, perlu dibangun budaya komunikasi yang lebih terbuka diantara anggota keluarga itu sendiri maupun dengan masyarakat dilingkungannya," tegas Gubernur.

Menurut Zola, program Keluarga Berencana bukan sekedar program pengendalian pertumbuhan penduduk semata, tetapi juga program pengaturan kelahiran dan pengasuhan anak secara sehat dan manusiawi. "Kita harus menurunkan jumlah kematian Ibu ketika melahirkan dan juga menurunkan jumlah kematian anak ketika dilahirkan atau pada saat masih usia balita. Ini adalah misi kemanusiaan yang hakiki dan harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN RI yang di wakili, Deputi advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN RI, Dr. Abidinsyah menyampaikan, dengan keberhasilan pemerintah terdahulu melalui kampung KB menekan angka kelahiran. "Untuk itu, pemerintah sekarang bertekat mengulang kembali keberhasilan tersebut dengan mengerakan kampung KB di seluruh Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, dengan revolusi mental semua harus tahu tantangan generasi muda kedepannya. "Generasi muda mendatang harus berakhlak lebih baik dan berpendidikan agar cita-cita pendiri bangsa bisa tercapai. Untuk itu semua harus berdasarkan pendidikan dari keluarga terlebih dahulu," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tebo H. Sukandar menyampaikan ucapan terima kasih atas ditunjuknya Kabupaten Tebo sebagai penyelenggara. "Sengaja kami tempatkan di stadion ini, agar bapak Gubernur dapat melihat langsung kondisi stadion ini, agar pembangunannya bisa dibantu oleh pemerintah Provinsi Jambi," ungkapnya. (Inro KS)

Posting Komentar

0 Komentar