Ads Atas

header ads

Fantastis!!! Kopi Kabupaten Bogor Terjual 2 Juta Perkilo

KAB.BOGOR - Kopi varietas Arabika hasil produksi kelompok tani Mekarwangi, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilelang. Kopi yang diklaim memiliki nilai sangat baik itu laku terjual dengan harga cukup fantastis yakni Rp2 juta per kilogram.

Lelang kopi tersebut menjadi bagian dari kegiatan Bogor Coffee Festival yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor di Cibinong City Mall, Sabtu (6/8/16).

Kopi Arabika itu dibuka dengan harga Rp57 ribu per kg. Kopi yang masih diproduksi secara manual memiliki skor 80,3 dan dapat ditingkatkan ke angka 85,5 jika menggunakan hidroteknologi.

Pada kesempatan itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, petani di daerahnya mampu menghasilkan kopi Arabika maupun Robusta dengan kualitas yang sangat baik. Sebelumnya, kopi hasil produksi di Kabupaten Bogor juga pernah disertakan dalam pameran kopi di Atlanta, Amerika Serikat.

"Harga termahal ini merupakan respons penggila kopi Bogor. Potensi kopi kami bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,"ungkap Nurhayanti yang menjadi salah satu pemenang lelang kopi seharga Rp2 juta itu.

Nurhanyanti berjanji pihaknya akan mengembangkan sektor pertanian kopi sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bogor. Lahan kebun kopi seluas 32 hektare yang ada saat ini akan dimaksimalkan bahkan diperluas.

Saat ini baru ada di Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari, Megamendung, dan Pamijahan. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal kami untuk menambah produk unggulan hasil produksi pertanian," jelasnya.

Selain Bupati, lelang kopi unggulan juga dimenangkan oleh empat peserta lain diantaranya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Munawaroh Yasin, Anggota DPR Ikhsan Firdaus, dan Danu salah satu pengusaha olahan kopi.

Ketua Kelompok Tani Mekar Wangi, Budi Irawan mengaku tak menyangka kopinya bisa terjual dengan harga yang sangat tinggi. Sebab biasanya ia menjual dengan harga cukup terjangkau yakni Rp45 ribu per  kilogram. "Kopi kami memiliki keunikan pada rasa atau aromanya," kata Budi. (IB)

Posting Komentar

0 Komentar