Ads Atas

header ads

Hendak Tawuran, Pelajar Ini Nangis Saat Diberi Hukuman skot Jump Oleh satgas pelajar

KAB.BOGOR - Salah satu pelajar yang berhasil diamankan oleh satgas pelajar dan Sat Polpp Kecamatan Sukaraja menangis saat diberikan hukuman sckout jump oleh satgas sebelum dilepaskan kembali. Murid kelas 1 SMK Karya Nugraha berinisial (SA) ini diamankan petugas satgas dan Satpol PP saat hendak tawuran di lampu merah simpang sentul bersama rekan-rekannya sebanyak hampir 30 orang gabungan dari SMK PGRI 2 Kota Bogor dan SMK Karya Nugraha, namun pelajar lainnya berhasil kabur saat petugas mendekati lokasi, Senin (25/07).

Menurut Ketua Satgas pelajar kecamatan Sukaraja, Aso Suratman saat dijumpai dilokasi mengatakan, dirinya mendapat banyak laporan dari masyarakat setempat bahwa dilokasi ini sering dijadikan tempat tawuran bagi pelajar.

"Warga disini sudah sangat resah dengan aksi pelajar yang sering menjadikan tempat ini sebagai tempat tawuran dari berbagai pelajar baik dari arah Kota Bogor dan sebagainya. Sayangya hanya satu orang yang berhasil diamankan, sementara yang lain berhasil melarikan diri,"ujarnya dilokasi.

SA yang merupakan warga Desa karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup ini mengatakan, dirinya hendak pulang dan sudah didalam bis, akan tetapi di jegat oleh rekan-rekannya dari SMK PGRI 2 Kota Bogor yang sudah berkumpul dilokasi tersebut.

"Saya emang mau pulang, tapi disuruh turun sama teman-teman dari SMK PGRI 2 katanya mau nyerang anak sekolah lain. Tapi saya tidak tahu sekolah mana yang akan diserang karena ada yang bilang anak-anak YKTB ada juga yang bilang sekolah lain,"jelasnya saat ditanya petugas.

Setelahnya, petugas melepaskan pelajar ini yang sebelumnya diberikan hukuman Skout Jump dan karena mengaku tidak punya uang untuk ongkos, ketua satgas pelajar kecamatan Sukaraja memberikan uang untuk ongkos pulangnya. (Sumburi) 

Posting Komentar

0 Komentar