Demo Jalan Rusak, Ratusan Warga Rumpin Segel Kantor Camat

KAB.BOGOR - Buruknya infrastruktur jalan hampir di seluruh penjuru Kecamatan Rumpin serta tidak adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor, membuat masyarakat yang ada di tujuh desa di wilayah tersebut geram dan melakukan ujuk rasa, Senin (18/07/2016). 

Dalam aksinya, ratusan massa menyegel kantor kecamatan lantaran kecewa, warga yang tak kunjung ditemui oleh Camat Rumpin, Zulkifli. Padahal, sebelumnya warga dijanjikan akan beraudiensi dengan camat terkait tuntutan kerusakan jalan di wilayah Rumpin. 

Sebelum menyegel kantor camat, massa yang kesal sempat melakukan aksi sweeping para pegawai kecamatan. Seluruh pegawai kantor yang ketakutan, berhamburan keluar dan berlindung ke Markas Koramil Rumpin yang letaknya bersebelahan.

Padahal, aksi massa tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian, namun banyaknya jumlah pendemo membuat petugas kewalahan. Bahkan, kaca kantor kecamatan sempat dihujani batu oleh pendemo.
"Kami kecewa atas sikap camat yang lamban, makanya kami terpaksa menyegel pagar kantor kecamatan," kata Koordinator Aksi Muhammad Amin.

Amin mengatakan, akan terus menagih janji camat yang akan memperjuangkan hingga terealisasinya pembangunan jalan. Demikian juga dengan tuntutan lambannya kinerja aparatur yang membuat data kependudukan. Warga juga sempat mengancam akan pindah ke Kabupaten Tangerang.

Selain itu, aksi tersebut juga dipicu oleh mobil-mobil besar yang berlalu lalang melintasi jalan protokol sehingga mengakibatkan jalan cepat hancur. "Warga disini sudah lama menderita, kalau musim hujan banyak kecelakaan karena jalan becek dan rusak, sedangkan musim kemarau banyak warga terkena penyakit saluran pernafasan atau ISPA," kata warga Rumpin, Badrul Munir.

Menurutnya, pemerintah daerah maupun kecamatan terkesan cuek dan tidak pernah memperjuangkan warganya yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten tersebut. "Kami merasa di anak tirikan oleh pemerintah karena tidak pernah diperjuangkan dengan baik," ujarnya.

Masyarakat menuntut, agar jalan yang menghubungkan Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten tersebut segera diperbaiki, serta dilakukan pembatasan terhadap mobil-mobil besar yang bermuatan berat. "Kami juga menuntut solusi atas ISPA yang menyerang masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam hal ini Pemkab Bogor harus berani memberantas oknum yang menghambat pembangunan di Kecamatan Rumpin. "Jika Pemkab Bogor tak mampu memperbaiki infrastruktur yang ada di Rumpin, warga meminta agar Kecamatan Rumpin dipindahkan dari Kabupaten Bogor ke Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Ratusan warga yang terdiri dari Desa Rumpin, Mekarsari, Tamansari, Sukaresmi, Kertajaya, Sukamulya, dan Cipinang, di dampingi oleh organisasi mahasiswa yakni PMII Kabupaten A, juga memblokir jalan provinsi.

Sementara itu, Camat Rumpin Zulkifli mengungkapkan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki jalan, karena hal tersebut merupakan ranah dinas terkait. "Menurut dinas terkait memang tahun ini jalan akan diperbaiki. Tapi tidak tahu kapan akan dimulainya. Dan saya terus berusaha agar jalan di Rumpin ini diperhatikan," jelas Zulkifli. (IDS)

Posting Komentar

0 Komentar