Breaking News

Padepokan Girijaya Terus Melestarikan Tradisi Adat Budaya Sunda

Kang Mardi, pengurus Padepokan Giri Jaya 
SUKABUMI - Padepokan Giri Jaya terletak di Kaki Gunung Salak pada ketinggian 800 Mdpl. Padepokan tersebut masuk ke wilayah Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jarak dari Cicurug ke Padepokan kurang lebih sekitar 14 Kilometer.

Di Padepokan Girijaya, sampai saat ini ada tradisi yang masih mengakar kuat di masyarakat sekitar, terutama para keturunan Eyang Kulon dan kerabat lainnya. Setiap awal Tahun Hijriyah, di Padepokan ini rutin digelar Muharaman atau yang lebih dikenal dengan Seren Taun dan Nampa Taun, berikut sedekah Bumi serta ruwatan Bumi.

Acara tersebut biasanya diselenggarakan pada hari Kamis atau malam Jumat Kliwon dan hari Jumat, dalam acara tersebut juga ikut digelar kebudayaan Sunda diantaranya, Gendang Penca, Degung, Wayang Golek dan kesenian lainnya.

Menurut Mardi, pengurus ppadepokan Giri Jaya, sampai saat ini tradisi budaya adat istiadat di padepokan ini masih terjaga dan setiap acara berlangsung pun sangat hikmat.

"Antusias warga masyarakat setempat sangat mendukung. Pengunjung dari luar daerah pun dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan," kata pria yang akrab dengan sapaan Akang.

Lebih lanjut, Akang menjelaskan, sedangkan pada bulan Mulud, lazim disebut Mauludan (Maulid Nabi Muhammad SAW, Red) di padepokan ini juga dilangsungkan berbagai acara gelaran budaya dan ritual bernuansa Religi.

"Pagelaran budaya tersebut dilaksanakan bersama-sama sejak dulu, hingga saat ini rutin digelar agar tradisi itu tidak luntur oleh waktu dan tidak punah oleh jaman,"jelasnya.

Akang mengungkapkan, sejak saat R.Neneng dituakan di lingkungan keluarganya, tepatnya tahun 1987 mengingat ayahnya R Dadang Wafat, R Neneng Ru'yat menghuni Bumi Ageung (Rumah adat) dan menambah kalimat Padepokan Girijaya hingga saat ini.

"Sejak saat itu, acara ritual maupun budaya peninggalan leluhur berikut benda pusakanya terus dilestarikan," ungkap Putra bungsu R Neneng Ru'yat.

Dengan harapan mendapat ridho Allah SWT, dan didukung oleh semua pihak serta berupaya menumbuh kembangkan tali silaturahmi keluarga besar Padepokan Girijaya dalam kerangka NKRI yang berlandaskan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan Pancasila 'Nyukcruk galur mapay tapak lacak'. 

Dirinya berharap kepada pihak terkait, khususnya Pemkab Sukabumi untuk lebih memperhatikan dan lebih peduli dengan keberadaan padepokan yang menyimpan berbagai sejaha tersebut. (Andy)