UPDATE

header ads

Presidium Bogor Timur Minta Dimasukan RPJMD

KAB.BOGOR - Kabar Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat (KBB) yang sebentar lagi akan disahkan, memicu warga Bogor Timur (Bogor Timur) untuk ikut memisahkan diri.

Sebanyak 50 warga yang terdiri dari 7 Kecamatan di wilayah timur mendatangi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor."Saya ingin Bappeda untuk mengirimkan draft perubahan RPJMD dengan poin DOB Botim kepada DPRD," tutur Ketua Presidium DOB Botim, Alfahfizrana, Senin, (11/1/2016).

Draft itu sangat penting untuk pemekaran DOB Bogor Timur. Jika sampai Bappeda tidak memasukan draft tersebut, Presidium mengancam akan melakukan aksi susulan."Bappeda akan menyanggupi untuk mempersiapkan pada semester 1, yang sebelumnya hanya siap dalam kurun waktu semester 2," pungkasnya.

Dalam audensi, Presidium Bogor Timur pun tidak bisa memastikan dalam penentuan draft tersebut. "Untuk bulan, belum bisa dipastikan kapan, namun kami hanya ingin Bappeda mempercepat proses draft RPJMD-nya," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bappeda Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menuturkan bahwa ia pun menerima audensi yang dilakukan Presidium Bogor Timur."Saya menerima atas audensi yang dilakukan oleh Presidium Bogor Timur, dan semuanya saya tampung," katanya.

Ia pun menilai, untuk masalah DOB tersebut, dirinya masih menunggu revisi RPJMD dan kemudian akan dibahas secara keseluruhan.

Reporter : Rizki Permana/Tabloid WiraDesa

Posting Komentar